Nafas Dinar Serasa Berhenti Ketika Begal Tempelkan Pedang di Badannya
Nafas Dinar serasa berhenti, ketika sebilah senjata tajam (sajam) berjenis samurai menempel di tubuhnya. Peristiwa itu terjadi ketika ia melintas di
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Slamet Teguh Rahayu
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Ketakutan yang luar biasa dialami oleh M Dinar (20) warga Jalan KH Azhari Lorong Sungai Aur Kelurahan 9-10 Ulu Kecamatan Seberang Ulu (SU) 1 ini. Pasalnya saat ia tengah berboncengan dengan rekannya M Sopian (25) warga Jalan Tembok Baru Kelurahan 9-10 Ulu Kecamatan SU 1, mereka malah menjadi korban perampokan oleh begal.
Nafas Dinar serasa berhenti, ketika sebilah senjata tajam (sajam) berjenis katana menempel di tubuhnya. Peristiwa itu terjadi ketika ia melintas di seputaran Jalan Gubernur HA Bastari, Senin (02/03/2015) dinihari.
Tak tanggung-tanggung. Dinar dirampok oleh lima orang pemuda. Hingga akhirnya Dinar kehilangan sebuah sepeda motor Yamaha Mio Soul dengan nomor polisi BG 4025 RV. Saat hendak pulang dan melintas didepan Bank Sumsel Babel, satu kendaraan jenis Honda Beat warna putih hijau memepet kendaraan mereka dari sebelah kanan.
Belum sempaat berbuat banyak, satu kendaraan lain, jenis Kawasaki Ninja warna hitam, sempat terlihat memiliki nopol BG 5888 memepet kendaraan mereka dari sebelah kiri.
"Jadi motor kami terkunci di tengah, sehingga kami tidak bisa apa-apa," paparnya.
Ketika keadaan terjepit, para pelaku menyuruh keduanya berhenti. Saat keduanya turun itulah para pelaku langsung mengeluarkan samurai. Setelah mendapatkan sepeda motor Dinar, para pelaku langsung kabur, dan meninggalkan Dinar.