Facebook Diprotes Setelah Menghapus Foto Seorang Ibu Menyusui
Tapi di negara ini aku perhatikan menyusui langsung merupakan sesuatu yang aneh.
TRIBUNSUMSEL.COM - Kaya Wright terkejut saat foto dirinya sedang menyusui bayinya dihapus oleh Facebook, karena dianggap telah menyebarkan foto vulgar melalui Facebook, Selasa (26/1/2015)
Dilansir mirror, Kaya Wright perempuan asal Liverpool memposting sebuah foto sedang menyususi anaknya yang baru berusia 16 bulan di sebuah grup pribadi breastfeeding.
Namun wanita 32 tahun ini tiba-tiba menerima sebuah pemberitahuan dari Facebook yang mengatakan, foto yang ia posting terlalu vulgar dan telah melanggar aturan Facebook.
"Aku kira itu sekedar candaan, Facebook mengatakan foto itu terlalu vulgar dan tak pantas ditampilkan. Ternyata ada seseorang yang melaporkan foto tersebut, itu yang membuat aku kecewa," katanya
"Itu group ibu-ibu menyusui, apa yang orang itu harapkan? Beberapa temanku mengira foto itu dilaporkan oleh orang yang keliru, ia tak tahu tentang group itu," ungkapnya.
Sementara itu, setelah Kaya menceritakan kejadian yang ia alami, sekitar 12 orang ibu-ibu menyusui memposting foto selfie sedang menyusui bayi mereka sebagai bentuk solidaritas.
Kaya menegaskan, memberikan ASI langsung kepada bayi itu sangat luar biasa. Tapi di negara ini aku perhatikan menyusui langsung merupakan sesuatu yang aneh. "Aku kira pelajaran memberikan ASI kepada bayi harus masuk di kurikulum sekolah, agar setiap orang sadar betapa baiknya memberikan ASI," ungkapnya.
Ia menambahkan, orang banyak memberikan statement kalau payudara itu termasuk simbol sex. Seharusnya mereka harus ingat, payudara itu fungsinya sebagai sumber makanan bayi.
Setelah melayangkan protes, Faceebook menghubungi, mengatakanan mereka tak akan menghapus sebuah foto tapi mereka hapus karena sudah melanggar aturan.