Pesawat AirAsia Hilang Kontak

41 Jemaah Gereja Ini Jadi Korban Pesawat Air Asia

"Tuhan lebih besar dari kita semuan meskipun ini kedengarannya tidak masuk akal, Tuhan punya rencana," ujar Pendeta Mantofa.

TRIBUNSUMSEL.COM, SURABAYA - Kecelakaan AirAsia penerbangan QZ8501 menimbulkan kesedihan yang mendalam bagi komunitas besar umat kristiani di Surabaya.

Dilaporan satu gereja di Surabaya kehilangan sedikitnya 41 anggota, dari 155 penumpang AirAsia penerbangan QZ8501, Kebanyaakan jemaah Kristiani keturunan Cina.

Menurut seorang pendeta dari Gereja Mawar Sharon Surabaya, dirinya terkejut menerima kabar dan merasakan kehilangan yang sangat mendalam atas banyaknya korban dari jemaah mereka yang menjadi korban pesawat.

Dilaporkan New York Post, Gereja tersebut memiliki sekitar 30.000 anggota dan merupakan salah satu komunitas Gereja terbesar di Asia.

Pendeta dari Gereja Mawar Sharon, Philip Mantofa memberikan doa dan pesan untuk seluruh kerabat dan keluarga korban di ruang tunggu bandara Surabaya, Rabu, agar semuanya tidak goyah dalam iman mereka meskipun kecelakaan tersebut telah menghilangkan nyawa orang-orang yang dicintai.

"Tuhan lebih besar dari kita semuan meskipun ini kedengarannya tidak masuk akal, Tuhan punya rencana," ujar Pendeta Mantofa.

Sementara itu website Kristen Examiner melaporkan mengatakan Gereja Bethany, Salah satu gereja terbesar di di pinggiran Surabaya, kehilangan setidaknya lima orang anggotanya.

Menurut laporan The New York Times, Para pemimpin Gereja telah memastikan beberapa penumpang pesawat merupakan anggota gereja di Surabaya saat dirilis pada hari Minggu.

Pendeta Gereja Deddy, kecelakaan itu merupakan tragedi bagi seluruh Indonesia. "Kita bisa menebak dari nama-nama yang banyak yang Kristen dan Cina, namun kecelakaaan tersebut merupakan tragedi nasional yang memakan korban warga negara Indonesia" katanya.

Sementara itu Kementerian Luar Negeri Korea Selatan mengungkapkan tiga korban pesawat yang ada didaftar pesawat merupakan keluarga muda misionaris Kristen warga negara Korea Selatan.

Mereka adalah, Mr Taman Seong Beom, 37, dan istrinya Lee Kyung Hwa, 36, telah dikirim ke Indonesia sebagai misionaris dan sedang menuju ke Singapura untuk memperbaharui visa mereka, mengajak putri mereka yang berumur 11 bulan, Taman Yu Na.

Tags
Air Asia
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved