Dikira Polisi Tidur, Seorang Bocah Tewas Dilindas Mobil

Tak lama setelah itu, masyarakat langsung mendekati mobil mereka dan mulai menghancurkan. "Sedangkan saya dan teman-teman lain di mobil langsung

TRIBUNSUMSEL.COM, MINAHASA - Kasus tabrakan yang menewaskan seorang bocah, membuat pemilik Toyota Avanza hitam DB 1782 BD, Selvie Maukar (49) merasa sangat terpukul. Menurutnya saat itu mereka melayani 12 anak yang mendaftar Santa Clause yang tersebar di Tondano.

Saat rombongannya melewati Papakelan, mereka mengira yang dilindas mobil adalah polisi tidur, tapi ternyata seorang bocah.

Tak lama setelah itu, masyarakat langsung mendekati mobil mereka dan mulai menghancurkan. "Sedangkan saya dan teman-teman lain di mobil langsung melarikan diri menuju rumah salah seorang warga terdekat," tuturnya.

Ezeguel Kussoy (4) tewas ditabrak rombongan Santa claus saat melintas di kelurahan Papakelan Kecamatan Tondano Barat, tak jauh dari rumahnya, Jumat (19/12) sekitar pukul 18.00 Wita.

Sebelumnya diberitakan, pawai rombongan Sinterklas di Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara, menewaskan seorang bocah berusia 4 tahun. Korban tewas saat dilarikan ke rumah sakit setempat.

Aparat Polres Minahasa kini sedang mengejar mobil penabrak bocah malang itu.

"Kami segera memproses kasus ini dan akan melakukan pengembangan untuk menangkap pelaku," ujar Kapolres Minahasa AKBP Ronald Rumondor, Sabtu (20/12/2014).

Menurut dia, kejadian ini menjadi tamparan keras bagi organisasi maupun gereja yang menggelar acara Sinterklas.

"Ke depan saya akan menyurati gereja-gereja di Minahasa untuk ketertiban pelaksanaan sinterklas," ujar Rumondor.

Kecelakaan bermula saat salah satu rombongan sinterklas melintas di ruas jalan Kelurahan Papakelan, Kecamatan Tondano Barat, Jumat (19/12/2014) sekitar pukul 18.00 Wita.

Saat itu, korban Ezeguel Kossoy bersama kakaknya, Rahel (11) berada di seberang jalan. Dari kejauhan iring-iringan kendaraan rombongan sinterklas datang melaju. Salah satu kenderaan yang mengangkut rombongan itu kemudian menyambar Ezeguel yang membuat korban terlempar.

Menurut Rahel, setelah disambar, adiknya sempat berdiri kembali. Namun saat itu mobil rombongan yang sama, Toyota Avanza hitam kembali menabrak korban. Korban pun terkapar.

"Saya langsung angkat dia, lalu bawa ke rumah. Bibir dan lututnya berdarah," kisah Rahel.

Sumber: Tribunnews
Tags
Minahasa
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved