Aktivis Cantik Ini Jadi Wanita Panggilan Demi Kebutuhan Hidup
Johanne yang dijuluki Ratu Pergerakan Sun Flower memposting pengakuan pada halaman facebooknya. Hal tersebut ia lakukan demi memenuhi kebutuhan
Penulis: Kharisma Tri Saputra | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUNSUMSEL.COM, TAIPEI - Seorang aktivis pergerakan Sun Flower Johanne Liou yang pernah menjadi idola karena wajah cantiknya dikabarkan telah wanita panggilan.
Johanne yang dijuluki Ratu Pergerakan Sun Flower memposting pengakuan pada halaman facebooknya. Hal tersebut ia lakukan demi memenuhi kebutuhan hidupnya setelah putrinya lahir.
Meskipun begitu Johanne memohon kepada media untuk melecehkan keluarganya. Pengakuannya tersebut bersamaan dengan catatan bunuh diri yang juga ia buat, dimana ia meminta masyarakat tidak menangis dalam pemakamannya semenjak dia adalah "pecundang terbesar dalam hidup".
"Meninggalkan bukanlah Kelegaan, tapi mengakui kekalahan," ujar Johanne Liou.
Dia juga meminta maaf kepada orangtua dan putrinya dalam pengakuan tersebut. Dalam sebuah percakapan Line antara Johanne dan seorang wanita, diduga ia juga menjual alkohol kepada pria Hongkong.
Johanne juga berterimakasih kepada tunangannya, Chen yang seharusnya menikah dengannya bulan April lalu. Tapi semenjak pengakuan Johanne tersebut Chen menghilang.
Dirinya juga mengungkapkan bahwa telah melakukan aborsi selama gerakan Sun Flower dan berterimakasih karena Ibu Chen membencinya karena ikut dalam gerakan tersebut.
Ibu Johanne dan keluarganya ternyata tidak terlalu mengerti mengenai berita yang telah tersebar tersebut. Ketika ditanyakan mengenai masalah tentang Johanne, saudaranya mengatakan bahwa skandal tersebut tidak ada hubungannya dengan Chen.
Ia juga mengatakan bahwa Johanne hanya meminta agar media tidak mengganggu orangtuanya. Saudara Johanne juga menolak untuk menjawab tentang keluarganya yang telah memutudkan hubungan dengan Johanne. (asiaone)