Sembilan Warga Negara Afganistan Terlantar di Sumsel
al itu yang dirasakan oleh sembilan warga negara asal Afganistan yang terlantar di Indonesia, tepatnya di perbatasan Mesuji, Ogan Komering Ilir (OKI),
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Slamet Teguh Rahayu
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Konflik di negara Afganistan yang kian menjadi, membuat sebagian warganya pergi keluar untuk menyalamatkan diri. Hal itu yang dirasakan oleh sembilan warga negara asal Afganistan yang terlantar di Indonesia, tepatnya di perbatasan Mesuji, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.
Menurut Kepala Kantor Imigrasi Palembang, Bogi didampingi Kepala Seksi Penindakan Pengawasan dan Keimigrasian, Jompang mengatakan, sembilan warga negara Afganistan ini, diantarkan oleh kepolisian dari Polsek Lempuing kekantor Imigrasi.
"Pada hari sabtu (8/11) sekitar pukul 02.30, polisi dari Polsek Lempuing ke kita, menurut pengakuan para WNA (Warga Negara Asing) ini, mereka dari Afganistan secara berestafet ingin pergi ke Australia, namun saat di OKI mereka ditelantarkan oleh supir yang membawa mereka," ujarnya saat ditemui, Senin (10/11/2014).
Jompang mengatakan, para WNA ini diserahkan ke kantor imigran, tanpa memiliki surat-surat yang lengkap. Merekapun hanya memiliki baju di badan dan sangking takutnya, uang yang mereka bawa itu diselipkan ditali pinggang,
"Mereka ini tidak memiliki kelengkapan identitas, namun tidak bisa juga dideportasi, karena alasannya negara mereka saat ini sedang mengalami konflik. Sehingga akan kita akan kirim mereka ke Jakarta ke kantor Imigrasi pusat. Di kirim ke rumah imigrasi dan catatan pengungsian, akan kita kirim satu-dua hari ini," jelasnya.