Kapal Dengan 30 Ton Bahan Bangunan Tenggelam, Kapten dan ABK Melarikan Diri

Sebuah kapal bermuatan bahan bangunan KM Polewali GT 30 tenggelam di perairan Pulau Sambu, Belakangpadang, Batam,

TRIBUNSUMSEL.COM, BATAM - Sebuah kapal bermuatan bahan bangunan KM Polewali GT 30 tenggelam di perairan Pulau Sambu, Belakangpadang, Batam, tepatnya di sekitar lampu mercusuar, Senin (27/10/2014) sekitar pukul 02.30 WIB dini hari.

Menurut Informasi yang berhasil dihimpun dari beberapa aparat kepolisian Belakangpadang, kapal dengan kapasitas maksimal 30 ton barang muatan itu diduga tenggelam setelah dihantam ombak.

Selain itu, diduga kapasitas muatan kapal melebihi batas maksimal.

Kanit Reskrim Polsek Belakangpadang Ipda Suwondo mengatakan, kapal kayu itu dinahkodai kapten bernama Alan dan dibantu empat anak buah kapalnya (ABK).

"Setelah kejadian itu, pihak terkait tak melaporkan ke kita. Kita dapat laporan dari warga. Ternyata setelah kejadian nahkoda dan ABK melarikan diri," kata kanit Reskrim Ipda Suwondo saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (27/10/2014).

Dugaan lain yang menjadi faktor tenggelamnya kapal yakni fisik kapal yang tidak dalam kondisi prima.

Menurut Suwondo, kapal tenggelam saat adanya angin kencang dan hujan yang lebat.

Sebelum tenggelam, kapal itu diketahui bertolak dari Tanjunguma dengan tujuan Tanjungbalai Karimun.

Hingga siang tadi, kapal kayu yang pecah dan tenggelam itu masih menjadi perhatian warga sekitar pulau Sambu dan Belakangpadang.

Hingga kini pihak Polsek Belakangpadang masih melakukan penyelidikan terkait tenggelamnya kapal tersebut.

"Kita masih melakukan peyidikan terkait tenggelamnya kapal itu," tambah Suwondo.

Sumber: Tribun Batam
Tags
batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved