Dihipnotis, Sunedi Batal Beli Rumah

Saya tidak tahu kenapa mau mas, biasanya saya tolak. Pas di ATM juga saya diatur-atur menggunakan bahasa inggris, saya tidak mengerti.

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Slamet Teguh Rahayu

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Apes dialami oleh Sunedi (22) warga Jalan Ratu Alamsyah Prawira Negara Lorong Pos Kelurahan Bukit Lama Kecamata Ilir Barat 1. Mengaku dihipnotis karena pikirannya kosong saat ditelpon seseorang, dia terpaksa kehilangan uang Rp 9,5 juta dari tabungannya.

"Saya bangun tidur pak, terus ditelpon seseorang, katanya saya dapat undian Rp 10 juta. Pikiran saya seperti kosong itu, jadi ikut saja," jelasnya saat memberikan keterangan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Senin (27/10/2014).

Setelah sesampainya di ATM di daerah Jalan Demang Lebar Daun. Lalu Sunedi ditelpon kembali oleh pelaku. Pelaku memerintahkan mengirim data-data yang tidak dimengertinya, karena menggunakan bahasa inggris.

"Saya tidak tahu kenapa mau mas, biasanya saya tolak. Pas di ATM juga saya diatur-atur menggunakan bahasa inggris, saya tidak mengerti," ungkapnya.

Sunedi mengatakan, setelah dari ATM lalu dirinya pulang. Sesampainya dirumah, barulah dirinya sadar apa yang telah dilakukan. Karena merasa ada yang salah, sehingga dia mengecek rekening tabungannya di ATM, dan benar saja tabungannya sebesar Rp 9,5 juta lenyap diambil pelaku.

"Yang saya kirim itu, ternyata data untuk M-banking. Yang mana pelaku bisa mengambil uang saya, karena sudah memiliki data saya," ujarnya sambil kebingungan.

Atas kejadian itu, dia terpaksa kehilangan uang Rp 9,5 juta, yang mana uang tersebut akan digunakan untuk membayar DP rumah. Sehingga dia mendatangi Polresta Palembang untuk melaporkan kejadian yang dialaminya.

Tags
Hipnotis
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved