KLIK TRIBUN SUMSEL

PT EPI Akui Debu Batubara Beterbangan

Lanjut Rudi, untuk mengatasi hal tersebut pihak PT EPI sudah melakukan pertemuan dengan warga Desa Penandingan yang terkena debu batubara.

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI - Pemerintah harus tegas terkait aktifitas bongkar muat di pelabuhan penyimpanan batubara atau stock pile PT Energi Prima Indonesia (EPI), di Desa Perambatan, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), yang menganggu aktifitas warga Kabupaten Banyuasin dan sekitarnya.

Sebelumnya diberitakan Selasa(16/10/2014) murid dan guru Sekolah Dasar (SD) Negeri 21 dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) ‎
2 Desa Penandingan  Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, sangat menganggu  kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut, akibat aktifitas di pelabuhan  bongkar muat batubara tersebut menimbulkan debu hitam yang berterbangan memasuki ke sekolah, yang berjarak sekitar satu kilometer dari stock pile.

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Amanah Nasional (Ganas) Kordinator Wilayah Pendopo, Arudin Baskoro menyayangkan terhadap  PT EPI yang tidak peduli terhadap lingkungan sekitarnya, meski PT EPI selaku sebagai stock pile yang bertempat di Kabupaten PALI, seharusnya perusahan tersebut  memperhatikan dampak negatif bongkar muat batubara.

"Sangat berbahaya sekali  debu batubara yang berterbangan mamasuki permukiman penduduk, apalagi menganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah, khususnya dampak kesehatan warga sangat berpengaruh apabila mengisap debu batubara bahkan warga bisa terkana penyakit TBC," kata Arudin, Jumat(17/10/2014).

Sementara itu saat dikonfirmasi melalui via telpon SR SPT Community Development/HRGA  PT EPI,  Oskar Alogo Rudi mengakui adanya debu batubara yang berterbangan,  debu batubara di stock pile tersebut dikarenakan terjadi akibat musim kemarau yang berkepanjangan.

"PT EPI selalu terbuka jika ada keluhan warga terkait  PT EPI yang beroperasi diwilayah Kabupaten PALI dan sekitarnya dan  akan menindak lanjuti keluhan dari masyarakat," kata Rudi ketika dihubungi melalui henphone gegamnya.

Lanjut Rudi, untuk mengatasi hal tersebut pihak PT EPI sudah melakukan pertemuan dengan warga Desa Penandingan  yang terkena debu batubara.

"Dua hari yang lalu kami, mengadakan pertemuan dengan warga Desa Penandingan untuk membahas masalah debu tersebut," ungkap Rudi.

Tags
PALI
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved