Lokasi Penemuan Bendera ISIS di Muara Enim Dijadikan Tempat Latihan Silat
Sedangkan menurut informasi, temannya tersebut mendapatkan bendera itu dari Pulau Jawa.
Penulis: Ika Anggraeni |
Laporan Wartawan Tribun Sumsel,Ika Anggraeni
TRIBUNSUMSEL.COM, MUARAENIM - Terkait dalam temuan Bendera yang diduga Islamic State of Irak and Syiria (ISIS) beberapa waktu yang lalu, ternyata selain mengamankan bendera, petugas juga turut mengamankan senpi rakitan dan senapan angin di lokasi penyergapan tersebut.
Hal ini di ungkapkan oleh Kapolres Muara Enim AKBP Mohammad Aris disela-sela kesibukannya.Selasa,(2/9/2014)
"Di lokasi itu, turut ditemukan senjata api rakitan dan senapan angin. Di tempat ini juga dijadikan tempat latihan pencak silat," ungkapnya.
Namun lanjut Aris hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan siapa pemilik dari senpi tersebut serta memastikan apakah senpi tersebut ada kaitan dengan bendera yang di temukan atau tidak.
"Ya, karena orang desa, senjata itu mungkin diperuntukan untuk keamanan di kebun," ujar Aris.
Aris juga mengatakan sampai sekarang ini pihaknya belum memanggil pemilik kebun karet yang berada di sekitar lokasi penemuan bendera tersebut. Begitu juga, saksi-saksi-saksi lainnya untuk dimintai keterangan.
"Namun barang bukti yang kita temukan, sementara ini masih kita simpan di Polres Muara Enim," ungkap Aris.
Untuk memastikan, kebenaran bendera itu, pihaknya masih melakukan koordinasi dengan pihak Kemenag Muara Enim.
"Ya, sekarang ini kita belum bisa menyimpulkannya. Kita tunggu saja hasil dari koordinasi pihak Kemenag Muara Enim," ujar Aris.
Seperti diberitakan sebelumnya, diduga bendera Islamic State of Irak and Syiria (ISIS) terpasang sebagai rambu-rambu di gorong-gorong dekat kebun karet warga di Jalan Servo Desa Ujanmas Lama, Ujan Mas Kabupaten Muara Enim.
Bendera tersebut telah diturunkan anggota Polres Muara Enim, Rabu (27/8/2014) sekitar pukul 17.00 WIB kemudian, bendera tersebut diamankan.
Adapun bentuk bendera yang ditemukan itu bewarna hitam dan di tengah bendera ada tulisan huruf arab berwarna putih.
Diterangkan Camat Ujan Mas, Holika yang dikonfirmasi di kantornya, mengakui, mendapatkan laporan dari Kepala Desa Ujan Mas Lama Suhardi terkait dugaan adanya lambang ISIS di kebun milik Rudiansyah.
Menurut Camat Holika, dalam laporan yang diterimanya, kalau bendera itu bukan milik Rudiansyah melainkan didapat dari salah seorang temannya. Namun dirinya sendiri belum mengetahui identitas teman Rudiansyah tersebut. Sedangkan menurut informasi, temannya tersebut mendapatkan bendera itu dari Pulau Jawa.