180 Anak di OKU Terancam Gizi Buruk

Sebanyak 180 orang balita yang ada di Ogan Komering Ulu (OKU) terancam menderita rita Gizi Buruk.

TRIBUNSUMSEL.COM, BATURAJA - Sebanyak 180 orang balita yang ada di Ogan Komering Ulu (OKU) terancam menderita rita Gizi Buruk.

Hal ini ditegaskan, Seketaris Badan Ketahanan Pangan, Dra. Nuryati Hidayah saat dibincangi Tribun Sumsel di Gedung Kesenian OKU, Rabu (27/8).

"180 balita ini terdiri dari 11 Kecamatan yang ada di OKU. Untuk itu pada kesempatan hari ini mereka kita kumpulkan di gedung kesenian ini untuk diberi paket makanan tambahan. Asub makanan yang diberikan berupa Pangan beras, roti, susu, gula, minyak," katanya.

Ia menjelaskan, dari 180 orang anak yang akan mendapat asupan makanan tambahan ini belum termasuk dalam katagori Gizi Buruk. Namun jika tidak cepat ditanggulangi, ratusan anak ini akan mengalami derita Gizi Burut.

"Serang ini sifatnya baru sebatas garis merah. Hal ini terlihat dari postur tubuh dan berat badan. Normalnya, seharusnya anak berusia 1 tahun berat badan idelal 8-9 kilogram. Namun jika di bawah itu maka masuk katagori garis merah. Jika dibiarkan akan menjadi ancaman menderita gizi buruk. Oleh karena itu harus segera diambil tindakan" katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved