Pendukung Anas Soraki Nazaruddin Saat Beri Keterangan
Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat (PD) Muhammad Nazaruddin kembali membeberkan keterangan yang dinilai menguatkan dakwaan
TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat (PD) Muhammad Nazaruddin kembali membeberkan keterangan yang dinilai menguatkan dakwaan Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Anas Urbaningrum.
Namun seiring dengan itu, sejumlah pendukung Anas yang hadir sebagai pendukung sidang juga mencemooh suami Neneng Sri Wahyuni tersebut. Cemoohan itu mengemuka ketika keterangan Nazaruddin dianggap terlalu menyerang Anas.
Salah satunya saat Nazar menjelaskan adanya bagi-bagi uang yang dilakukan pihak Anas dalam Kongres Partai Demokrat (PD) 2010 lalu. Bagi-bagi uang, ungkap Nazar, dilakukan untuk memenangkan Anas sebagai Ketua Umum (Ketum) PD.
"Kalau tidak banyak bagi uang ke DPC, ngga mungkin menang. Jadi karena posisi uang dipegang Anas besar, hasil survei terakhir Anas turun posisinya," kata Nazaruddin bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Jakarta, Senin (25/8/2014).
Menurut Nazar, terkait pengeluaran uang, hal itu harus sepengetahuan Anas. Namun, imbuhnya, pernyataan itu lagi-lagi disambut sinis sejumlah pendukung Anas yang duduk di bangku pengunjung dan beberapa lainnya berdiri di bagian belakang ruang persidangan.
"Huuuuu," sorak pendukung Anas kompak. Selanjutnya, sejumlah umpatan maupun kata-kata tidak menyenangkan yang ditujukan kepada Nazaruddin terdengar samar di ruang persidangan.
Nazar cuek. Dia tetap melanjutkan keterangannya di hadapan majelis hakim yang diketuai Haswandi. Majelis hakim sesekali memperingatkan pengunjung sidang agar menghormati jalannya persidangan.
Diketahui, bukan kali ini saja Nazar dicemooh pendukung Anas. Saat bersaksi Kamis 22 Agustus 2014 lalu, Nazaruddin juga beberapa kali dicemooh dan disoraki pendukung Anas saat bersaksi di ruang pengadilan Tipikor Jakarta.