Putusan MK

Panglima TNI: Kalau Ada Kelompok Tertentu Anarkis, Prajurit jangan Ragu

berpesan kepada 5 ribu pasukannya untuk bersiaga penuh mengamankan situasi untuk memberi rasa aman kepada masyarakat.

Editor: Weni Wahyuny
WARTA KOTA/ HENRY LOPULALAN
Panglima TNI Jenderal Moeldoko dan jajaran pasukannya. 

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA – Panglima TNI Jenderal Moeldoko memastikan,  siap mengamankan apapun hasil keputusan Mahkamah Konstitusi (MK). Dirinya juga memastikan bertanggung jawab penuh, apabila ada pasukannya berbuat melebihi batas koridor yang diperintahkannya.

Sedianya,  Mahkamah Konstitusi (MK) akan membacakan putusan terkait gugatan pilpres yang diajukan tim Prabowo-Hatta, Kamis (21/8/2014).

"Bila ada kelompok tertentu yang melakukan anarkis, prajurit TNI harus berbuat jangan ragu-ragu, panglima TNI tanggung jawab sepenuhnya. Bangsa ini tidak boleh porak poranda dengan kelompok tersebut yang memanfaatkan situasi," kata Moeldoko usai menggelar apel gelar pasukan di Jakarta Internasional Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (21/8/2014).

Lebih lanjut Jenderal Moeldoko berpesan kepada 5 ribu pasukannya untuk bersiaga penuh mengamankan situasi untuk memberi rasa aman kepada masyarakat.

"Pelaksanaan tugas pengamanan ini bertujuan untuk memberi rasa aman kepada masyarakat dalam menjalankan kegiatan rutinnya, untuk itu prajurit TNI harus tampil smart, profesional dan tidak berpihak kepada kelompok tertentu," Moeldoko mengingatkan.  

"Harus memegang teguh netralitas seandainya kedua kelompok massa pendukung itu saling berhadapan," jelasnya.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved