Guardiola Tinggalkan Barcelona karena "Kepanasan"

"Tidak benar saya pergi karena (Presiden Barcelona kala itu) Sandro Rosell tidak mendukung saya untuk membangun kembali tim itu," ujar Pep.

TRIBUNSUMSEL.COM - Manajer Bayern Muenchen, Josep "Pep" Guardiola, mengungkapkan, dirinya meninggalkan jabatan pelatih Barcelona pada 2012 karena kelelahan, bukan karena ada permintaannya yang tidak dipenuhi klub. Hal itu terungkap dalam buku tentang Pep yang ditulis oleh jurnalis Marti Perarnau, berjudul Herr Pep.

"Tidak benar saya pergi karena (Presiden Barcelona kala itu) Sandro Rosell tidak mendukung saya untuk membangun kembali tim itu," ujar Pep.

"Saya berada pada batas kelelahan saya dan saya tidak yakin soal opsi apa yang bisa saya tawarkan kepada tim. Saya tidak meminta klub untuk merombak tim, karena sayalah yang memutuskan pergi," lanjutnya.

Guardiola merintis karier kepelatihan dengan menangani Barcelona B pada 2007. Pada 2008, ia diangkat menjadi pelatih tim utama. Bersama Pep, Barcelona meraih tiga gelar La Liga, dua trofi Copa del Rey, tiga Piala Super Spanyol, dua trofi Liga Champions, dua trofi Piala Super Eropa, dan dua trofi Piala Dunia Antarklub.

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved