ESP Diduga Lakukan Pengeroyokan

ESP: Saya Nasihati Dia dan Beri Rp 1 Juta, Lalu Menyuruhnya Pergi

Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Sumsel, Eddy Santana Putra (ESP) mengaku bahwa dirinya bahkan memberikan uang sebesar Rp 1 juta

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Wawan Perdana

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Sumsel, Eddy Santana Putra (ESP) mengaku bahwa dirinya bahkan memberikan uang sebesar Rp 1 juta agar Abdullah Husin pergi dari Kantor PDI Perjuangan.

Dirinya juga menambahkan bahwa memang benar Abdullah waktu itu mendatangi Kantor PDI Perjuangan. Karena waktu itu sedang rapat maka Abdullah tidak diperbolehkan masuk kantor.

"Saya dengar ada kegaduhan karena dia memaksa masuk. Disuruh isi buku tamu tidak mau. Saya lalu keluar dan nasihatinya. Saya berikan dia uang Rp 1 juta. Lalu menyuruhnya pergi," kata Eddy.

Menurut Eddy, Abdullah kemudian mencium tangannya (ESP;red) sambil meminta maaf.

Sebelumnya, mantan Walikota Palembang Eddy Santana Putra dilaporkan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumsel oleh Abdullah Husin (53), Jumat (27/6/2014).

Abdullah melaporkan Eddy terkait dugaan pengeroyokan yang dilakukan oleh Eddy dan kawan-kawan di Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD)  Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P), Jalan Basuki Rachmat, Kelurahan Ario Kemuning, Kecamatan Kemuning, Kamis (26/6/2014) pukul 14.28 WIB.

Peristiwa terjadi ketika pelapor dan temannya, Ahmad Fauzi, menerima SMS dari Eddy dan disuruh untuk datang ke Kantor DPD PDI Sumsel dan terjadi pengeroyokan tersebut.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved