ESP Diduga Lakukan Pengeroyokan
ESP: Abdullah Fitnah, Tidak Pernah Kami Memukul
Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Sumsel, Eddy Santana Putra (ESP) membantah telah memukul Abdullah Husin
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Wawan Perdana
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Sumsel, Eddy Santana Putra (ESP) membantah telah memukul Abdullah Husin di Kantor PDI Perjuangan Jalan Basuki Rahmat, Kamis (26/6/2014). Eddy menyebut pengakuan Abdullah adalah fitnah.
"Tidak benar itu, saya dan pengurus tidak pernah memukul. Abdullah itu bukan anggota partai," kata Eddy kepada Tribunsumsel.com, Sabtu (28/6/2014).
Memang benar Abdullah waktu itu mendatangi Kantor PDI Perjuangan. Karena waktu itu sedang rapat maka Abdullah tidak diperbolehkan masuk kantor.
Sebelumnya, mantan Walikota Palembang Eddy Santana Putra dilaporkan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumsel oleh Abdullah Husin (53), Jumat (27/6/2014).
Abdullah melaporkan Eddy terkait dugaan pengeroyokan yang dilakukan oleh Eddy dan kawan-kawan di Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P), Jalan Basuki Rachmat, Kelurahan Ario Kemuning, Kecamatan Kemuning, Kamis (26/6/2014) pukul 14.28 WIB.
Peristiwa terjadi ketika pelapor dan temannya, Ahmad Fauzi, menerima SMS dari Eddy dan disuruh untuk datang ke Kantor DPD PDI Sumsel dan terjadi pengeroyokan tersebut.