Pendidikan Indonesia masih Tertinggal

Kementerian Koordinator kesejahteraan Rakyat dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kementerian Koordinator kesejahteraan Rakyat dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengadakan Sosialisasi Pembangunan Karakter Bangsa kepada seluruh guru serta kepala sekolah SD hingga SMA Se-Kota Palembang.

"Semua orang telah memahami bahwa bangsa Indonesia lahir dari kemajuan dan keragamaan yang dipersatukan oleh kesadaran kolektif dan komitmen para pendiri bangsa. Salah satu indikator penting untuk mengukur kemajuan suatu bangsa adalah melalui pendidikan, ujar Deputi bidang pendidikan agama Koordinator kesejahteraan Rakyat, Prof Dr R A Agus Sartono saat kegiatan berlangsung di hotel Syailendra, Selasa (10/12/2013).

Namun, jika melihat rata-rata lama sekolah di Indonesia masih tertinggal dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya. Indonesia masih sekitar 7,8 tahun sedangkan Singapura 8,8 tahun dan  Malaysia 9,5 tahun.

"Oleh karena itu, melalui program pendidikan menengah universal yang telah diluncurkan pada 2013 pihaknya berharap dapat mengangkat rata-rata lama sekolah di negara Indonesia khususnya Sumsel, serta pembangunan karakter bangsa yang berlandaskan nilai pancasila dapat diinternalisasikan dalam kehidupan sehari-hari dengan memperhatikan kondisi lingkungan yang ada, sehingga nilai-nilai tersebut menjadi nilai yang dinamis," tuturnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved