KLIK TRIBUN
Cerita Akil Dilarang Terima Bantuan Orang Jerman
Mahfud sengaja melarang hakim menerima bayaran dari orang Jerman, sebab mereka sebagai pejabat telah dibiayai negara.
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Ada cerita menarik antara Dekan Fakultas Hukum Unsri, Prof Amzulian Rifai, Mantan Ketua MK Mahfud MD, dan Akil Mochtar. Pengalaman ini diungkapkan Amzulian Rifai ketika berada di Jerman bersama hakim MK beberapa waktu lalu.
Akil Mochtar selalu menggerutu ke Amzulian setiap kali Mahfud MD menolak bantuan yang diberikan orang Jerman. Mulai dari bantuan biaya hotel sampai tiket penerbangan.
"Hakim-hakim MK itu selalu menggerutu ke saya. Termasuk Pak Akil. Ia bingung kenapa Prof Mahfud menolak bantuan," kata Amzulian pada seminar nasional di pascasarjana Unsri, Jumat (22/11/2013).
Mahfud sengaja melarang hakim menerima bayaran dari orang Jerman, sebab mereka sebagai pejabat telah dibiayai negara.
"Saya tidak pernah diajak jalan atau dibayarin oleh Akil. Malah waktu ke Jerman, saya melarang Akil menerima bayaran tiket pesawat dari orang Jerman," ujar Mahfud.
Pada beberapa kesempatan, Mahfud memang cenderung menyerang Akil melalui beberapa pernyataan pedasnya ke media. Ia bermaksud menantang Akil, berharap Akil mau membongkar seandainya Mahfud pernah menerima suap sewaktu menjadi hakim MK.
"Saya sengaja menantang. Pernah ada teman bertanya, kenapa saya terlalu keras menyerang Akil. Apakah nanti tidak takut Akil menyebut nama saya. Kenapa mesti takut, saya tidak pernah terlibat apa-apa," kata Mahfud.