Pilkada Kota Palembang
300 Anggota Brimob dari Polda Bengkulu dan Polda Lampung Bantu Keamanan Palembang
Untuk mencegah kerugian lebih besar, Polda juga minta bantuan 300 personel Brimob dari Jambi dan Bengkulu.
TRIBUNSUMSEL.COM,
PALEMBANG - Polda dan Polresta Palembang mengerahkan 1.700 personel untuk
pengamanan objek vital pasca putusan Mahkaman Konstitusi (MK) sengketa
Pilkada Palembang, Selasa (21/5/2013). Untuk mencegah kerugian lebih
besar, Polda juga minta bantuan 300 personel Brimob dari Jambi dan
Bengkulu.
"Semua pasukan dikerahkan untuk menjaga 24 titik objek vital. Pasukan bantuan itu tiba besok pagi. Kami tak mau ambil resiko, kepastian keamanan lebih tinggi jelas lebih baik," jelas Karo Ops Polda Sumsel, Kombes Pol Fiandar usai rapat di Polsekta Ilir Timur (IT) 1.
Beberapa objek vital yang ditingkatkan penjagaan diantaranya mal, kediaman dan aset kandidat, KPU Palembang, PLN, Bandara SMB II, dan Kantor Bank Indonesia (BI).
"Kegiatan ini dinamakan Sistem Pengamanan Kota (Sipamkota) yang ditingkatkan. Kendalinya langsung di bawah Kapolresta," ungkapnya.