Diskusi Pasar Modal

Waspadai Ancaman Kenaikan Harga di Bulan Juni

Inflasi bulan ini belum dirasakan. Jika rupiah masih melemah, inflasi akan naik pada bulan depan. Harga-harga ya akan naik

Tayang:
Laporan Wartawan Tribun Sumsel, Wawan Perdana

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Melemahnya nilai rupiah terhadap dolar dalam beberapa pekan terakhir dapat mendorong naiknya inflasi periode Juni. Melemahnya nilai tukar rupiah akan dirasakan langsung oleh industri yang mengandalkan barang impor.

"Inflasi bulan ini belum dirasakan. Jika rupiah masih melemah, inflasi akan naik pada bulan depan. Harga-harga ya akan naik," jelas Pimpinan PT Batavia Prosperindo Securitas, Hari M Soewandi di Hotel Bumi Asih, Selasa (29/5/2012).

Nilai tukar rupiah saat ini masih berkisar Rp 9.700 per dolar AS Apabila nilai tukar ini terus melemah, pada akhirnya juga dapat berpengaruh pada nilai harga saham di Indonesia.

Menurut praktisi pasar modal ini, ada beberapa indikator ekonomi yang mempengaruhi harga saham. Selain inflasi, juga dipengaruhi oleh suku bunga, kurs, dan harga minyak dunia.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved