Diskusi Pasar Modal

Isu Lingkungan Masih Pengaruhi Harga CPO Nasional

Pasar minyak mentah sawit, Crude Palm Oil (CPO) masih terpengaruh black campaign pasar asing

Tayang:
zoom-inlihat foto Isu Lingkungan Masih Pengaruhi Harga CPO Nasional
Tribun Sumsel/M Awaluddin Fajri
Branch Manager Batavia Prosperindo Sekuritas Palembang Hari M Soewandi saat memberikan materi mengenai pasar modal kepada calon wartawan Tribun Sumsel di Hotel Bumi Asih Palembang, Jalan Kapten A Rivai, Palembang, Selasa (29/5/2012).
Laporan Wartawan Tribun Sumsel, Ilham Yafiz

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pasar minyak mentah sawit, Crude Palm Oil (CPO) masih terpengaruh black campaign pasar asing dan produk saingan hasil olahan tanaman jenis lain.

Pimpinan Cabang Palembang PT Batavia Prosperindo Sekuritas mengatakan, produk CPO indonesia masih belum kuat menguasai kebutuhan pasar internasional.

"Black campaign masih berpengaruh terhadap harga CPO dalam negeri. Selian itu, sejunlah produk saingan, minyak olahan dari biji bunga matahari, dan kedelai olahan Amerika dan jagung dari Australia akan menekan pasar CPO lokal," ujar nya kepada Tribun Sumsel, Selasa (29/5/2012) di ruang redaksi Tribun Sumsel gedung bumi asih Palembang.

Kondisi ini menyebabkan investasi saham di perusahaan CPO menjadi fluktuatif.

Seperti yang diketahui, beberapa waktu lalu Amerika menolak membeli CPO Indonesia dengan alasan, perusahaan perkebunan sawit Indonesia merusak lingkungan. Pasar Eropa juga pernah memboikot CPO Indonesia dengan alasan yang sama. Ketika itu harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit sempat menyentuh angka terendah hingga Rp 250.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved