Kanal

Pengumuman Formasi CPNS Muaraenim 2018 Sebanyak 241 Orang, Posisi Guru dan Kesehatan Paling Banyak

sscn.bkn.go.id seleksi cpns 2018 -

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com,Ika Anggraeni

TRIBUNSUMSEL.COM,MUARAENIM-Kabupaten Muaraenim tahun 2018 akan melakukan penerimaan sebanyak 241 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)

Hal ini dibenarkan oleh Sekda Hasanudin saat dikonfirmasi Tribunsumsel.com, Rabu (12/9/2018).

"Alhamdulillah kita dapat kuota penerimaan ASN untuk tahun 2018 ini, jumlahnya tidak banyak hanya 241 orang, sebenarnya kalau bisa kita inginnya minta tambah kuota lagi karena sudah lama kita tidak melakukan penerimaan ASN ini, tapi tidak bisa, dapat kuotanya hanya itu,ya itulah yang akan kita terima," katanya.

Baca: Heboh Penemuan Tangga Dermaga Peninggalan Kesultanan Palembang Dekat Proyek Musi IV Kuto Batu

Baca: Update Daftar Harga All New Honda Brio, Mulai Rp 139 Juta dan 5 Varian

Dijelaskan dari jumlah penerimaan itu disesuaikan dengan jumlah ASN pensiun Pemkab Muaraenim tahun 2017.

"Kita dapat kuota hanya untuk menggantikan ASN kita yang pensiun selama 1 tahun saja yakni tahun 2017," ungkapnya.

Sekda juga mengatakan dari kuota tersebut sebagian besar Calon ASN yang akan diterima dari formasi Guru dan tenaga kesehatan.

"Untuk berapa pastinya untuk jumlahnya itu sedang kita bahas, saat ini saya sedang berada di Kemenpan untuk membahas jumlah dari masing-masing formasi, mudah-mudahan besok jumlah dari masing-masing formasi yang akan diterima sudah ada dan bisa dipublikasikan," terangnya.

Baca: Media Asing Sebut Era Pemerintahan SBY Lakukan Konspirasi Kejahatan, Ferdinand : Fitnah

Baca: Nikmati Malam dengan Banyak Pilihan Menu di Pasar Serbu Kuliner Halaman Parkir Citimall Baturaja

Tak hanya itu saja, lanjutnya selain tenaga pendidik dan kesehatan, dalam penerimaan calon ASN tahun ini juga ada kuota untuk formasi teknis.

"Tapi jumlahnya tidak terlalu banyak, selain itu juga untuk honorer K2 tahun ini akan kita lakukan seleksi untuk diangkat menjadi Calon ASN dengan kuota hanya 12 orang untuk formasi guru,"

"Seharusnya K2 itu untuk formasi guru dan kesehatan namun karena kesehatan Honorer K2 nya sudah habis jadi yang akan kita ambil dari formasi guru saja,"pungkasnya.

Penulis: Ika Anggraeni
Editor: Wawan Perdana

VIDEO John Kei, Sosok Pembunuh Sadis Penghuni Sel Khusus Nusakambangan yang Kini Bertobat

Berita Populer