Kanal

Berita CPNS Terbaru : Honorer K2 Berusia Lebih dari 35 Tahun Tak Bisa Ikut Tes CPNS

Ilustrasi seleksi CPNS 2018 -

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Jika sebelumnya resah akan adanya pengurangan besar-besaran, para honorer khususnya yang masuk kategori 2 di lingkungan Pemerintah kota Prabumulih kembali mengeluh.

Pasalnya, pasca adanya isi Peraturan Menteri PAN-RB Republik Indonesia no 36/2018 tentang kriteria penerapan kebutuhan PNS serta pelaksanaan CPNS khususnya untuk honorer Kategori 2 yang bisa ikut seleksi hanya berusia paling tinggi 35 tahun, membuat para honorer makin lesu darah.

Baca: Pemkab Lahat Tidak Buka Formasi CPNS 2018, Warga Lahat Ingin Tes CPNS Dipersilakan ke Daerah Lain

Honorer khususnya yang telah berusia diatas 35 tahun lesu lantaran peluang untuk mengikuti tes CPNS untuk jalur K2 sangat kecil lantaran dibatasi umur sementara telah bekerja honor puluhan tahun.

Berdasarkan isu beredar dari total 75 honorer K2 kota Prabumulih hanya sekitar 25 orang bisa mengikuti tes CPNS dari jalur K2, sementara sisanya telah berumur diatas 35 tahun alias tidak bisa.

Parahnya, Kementerian PAN RB hanya memberikan peluang quota 1 orang untuk CPNS dari jalur honorer K2.

Baca: Rincian Formasi Pendaftaran CPNS 2018 Bangka Belitung (Babel), Pangkal Pinang dan Kabupaten Lain

Kondisi itu membuat banyak honorer khususnya yang telah lama bekerja dan berusia di atas 35 tahun lesu dan berpikir untuk berhenti dari bekerja sebagai honorer maupun pekerja harian lepas.

"Kalau dulu kita jadi honorer berharap ada pengangkatan CPNS dari jalur honorer, sekarang kita berharap bisa ikut seleksi tapi malah usia dibatasi 35 tahun maksimal. Sementara kita sudsh bekerja cukup lama dan umur sudah tidak masuk," ungkap Marno, satu diantara honorer ketika dibincangi belum lama ini.

Marno mengatakan, selain itu pihaknya sangat menyayangkan adanya batas umur dan quota yang hanya menerima 1 CPNS dari jalur honorer K2 tersebut disebabkan tidak sebanding dengan jumlah honorer yang ada di kota Prabumulih.

Baca: Formasi Penerimaan CPNS Empat Lawang 301, Syarat Khususnya Perjanjian Bersedia Tidak Pindah 10 Tahun

"Kita sangat sayangkan dan sangat kecewa karena tidak bisa ikut, bahkan ada banyak yang berpikir untuk berhenti karena percuma menghonor lama, enak berhenti kalau tidak ada harapan," katanya.

Hal yang sama disampaikan honorer lainnya yang mengatakan semestinya pemerintah pusat memberikan kepastian terkait apakah masih ada pengangkatan dari jalur honorer atau tidak sehingga bisa banting stir mencari kerja lain.

"Memang kita awalnya tidak menuntut dan pilihan hidup tapi hendaknya menolong kami yang sudah lama honor ini, karena rata-rata honorer kategori 2 sudah berusia diatas 35 tahun. Kalau memang ada kepastian tidak ada lagi pengangkatan honorer maka kami akan berhenti," katanya.

Baca: Kuota CPNS Sumsel 4.283, Formasi Pemprov Sumsel 565, Ini Penjelasan BKD Waktu Pelaksanaan

Menanggapi keresahan honorer khususnya kategori 2 itu, Ketua DPRD Prabumulih, H Ahmad Palo SE mengatakan, pihaknya belum tahu persis berapa jumlah honorer K2 tidak bisa ikut tes CPNS dari jalur K2. "Nanti akan kita lihat dulu, kalau memang syarat itu dari kementerian tentu kita tidak bisa berbuat apa-apa atau memaksa," ujarnya.

Namun Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menuturkan, tentu pihaknya akan mengupayakan kepada pemerintah kota Prabumulih agar para honorer itu kedepan diberdayakan apalagi telah bekerja lama sehingga tidak berhenti.

Baca: 19 September 2018 Pendaftaran CPNS 2018, Download Soal CPNS 2018 untuk Latihan di Sini

"Tentu untuk honorer K2 yang tidak masuk persyaratan itu akan tetap kita berdayakan, nantinya bersama kepala daerah akan kita carikan solusi sehingga mereka tetap bekerja, kita himbau juga kepada para honorer kalau bisa jangan berhenti, kita akan carikan solusi," katanya. 

Penulis: Edison
Editor: M. Syah Beni

Diculik dan Diperkosa Mantan Suami karena Jalan dengan Pria Lain, Ibu Hamil Balas Siram Air Panas

Berita Populer