Kanal

Gubernur Sumsel Terpilih Herman Deru Beri Isyarat Sosok Seperti Ini Layak Pimpin Sriwijaya FC

Herman Deru bersama istri saat menggunakan LRT Palembang - Tribunsumsel.com/ Agung

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Polemik internal di tubuh Sriwijaya FC (SFC) harus segera diperbaiki. Hal ini diungkapkan Gubernur Sumsel terpilih periode 2018-2023, Herman Deru (HD), terkait siapa yang akan melanjutkan pengelolaan Sriwijaya FC saat masa jabatan Gubernur Sumsel Alex Noerdin berakhir.

Bagi Herman Deru, sejauh ini mengaku belum bisa berbuat banyak sebelum dirinya resmi dilatik sebagai Gubernur Sumsel.

“Kalau mau jujur untuk saat ini, bagaimana mau perbaikan. Kita belum punya kewenangan sebelum dilantik. Jadi perbaikan itu akan dilakukan setelah dilantik, perbaikan yang dimaksud itu adalah prestasi dan solidnya kepengurusan,” ujar Herman Deru, di sela-sela acara pembukaan Rapat Koordinasi Calon Legislatif (Rakor Caleg) Partai NasDem se Sumsel, di The Zury Hotel Transmart, Sabtu (8/9/2018).

Baca: Koruptor Tertawa dan Senyum tak Ada Penyesalan Saat Digiring, Ini Penjelasan Psikolog Politik

Baca: Bersyal Ala Kiai, Prabowo Serius Baca Buku Tambak Beras, Berisikan Perjuangan Membela NKRI

Deru mengatakan, terkait permasalahan internal manajemen dari klub berjuluk Laskar Wong Kito itu, dirinya baru mengetahui dari media. Selain itu, memang Deru saat ini tidak punya kewenangan untuk memanggil pihak manapun.

“Untuk menentukan siapa nanti yang bakal menjabat sebagai Presiden SFC, tentu harus melewati RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) dulu. Gubernur hanya menyarankan saja, tapi paling tidak person tersebut haruslah paham olahraga dan punya komitmen,” katanya.

Saat ditanya tentang nama-nama yang bisa dipromosikan menjadi Presiden SFC, apakah sosok Hendri Zainuddin, Muddai Madang atau tetap dikendalikan Dodi Reza Alex, lagi-lagi Deru mengungkapkan, belum bisa tahu siapa-siapa figur yang diajukan dalam RUPS itu nanti.

Baca: Baru Menikah Lima Hari, Penjambret ini Harus Meringkuk di Penjara

Baca: Rencana Mau Berwisata, Bus Rombongan Masuk Jurang di Sukabumi Mengakibatkan 20 Orang Tewas

“Intinya saya belum bisa masuk untuk mengurusi SFC ini. Kalau mau manggil orang-orangnya juga belum punya kapasitas. Kalau harus dibenahi, itu perlu dan tidak harus membredel yang lama. Selama komitmen pengurus lama itu jelas, jangankan Pak Muddai Madang, siapapun masih mungkin duduk disitu,” ungkapnya.

Deru menegaskan, kalau siapapun bisa menemuinya termasuk pengurus dari SFC sendiri. Karena, untuk membangun SFC lebih baik lagi, maka harus punya visi yang sama dengan masyarakat Sumsel.

“Ini bukan selera dari Gubernur saja. Siapapun bisa menjadi pengurus SFC selama dia masih diinginkan dalam RUPS,” pungkasnya

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Wawan Perdana

Gadis di Sumbar Diperkosa Teman Pacar saat Kelelahan Mendaki Gunung hingga Akhirnya Tewas

Berita Populer