Kanal

Nilai Tukar Dolar Melejit tapi Belum Pengaruhi Harga Mercedes Benz, Ini Penjelasan Diler

Dealer Mercedes-Benz Palembang PT Thamrin Citra Abadi di kawasan strategis tepatnya di Jalan Kolonel H Barlian KM 6,5 , Gumgum Prijadi, Jumat (7/9/2018). - Tribun Sumsel/ Arief Basuki Rohekan

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Nilai tukar rupiah yang makin melemah terhadap kurs dolar AS, belum berdampak signifikan terhadap harga mobil Mercedes-Benz.

"Belum ada pengaruh untuk kenaikan harga mobil, menurut saya harga itu ditentukan oleh pihak principal Distributor, kita di diler sini mengimplementasikan harga saja," kata COO (Chief Operating Officer) dealer Mercedes-Benz Palembang PT Thamrin Citra Abadi di kawasan strategis tepatnya di Jalan Kolonel H Barlian KM 6,5 , Gumgum Prijadi, Jumat (7/9/2018).

Menurut Gumgum, principal pasti masih melihat perkembangan nilai tukar rupiah dan menghitung. Dipastikan harga komponen tidak akan naik, paling tidak dalam waktu dekat.

Baca: Nonton Live Streaming UEFA Nations League Malam Ini Italia Vs Polandia dan Jadwal Pertandingan

Baca: Film The Nun Terinspirasi dari Kisah Nyata ? Inilah 3 Fakta Dibalik Film Horor ini

"Sampai update terbaru hari ini, belum ada (kenaikan), bukan saya mengatakan setiap kenaikan dipicu dolar, tetapi kenaikan biasanya sudah direncanakan sebelumnya," ujarnya.

Diungkapkan Gumgum, kenaikan itu bisa terjadi akibat pengaruh dolar jika mobil yang diproduksi di luar atau di dalam negeri, dengan bahan baku diluar.

Tetapi jika semuanya diproduksi maupun bahan bakunya di dalam negeri maka harga tidak berpengaruh dollar.

Sementara Mercy yang sebagian bahan baku berasal dari luar, maka bisa saja kenaikan terjadi namun namun tidak dalam waktu dekat, dan besarannya masih menanti kepastian nilai tukar ke depan.

Baca: 7 Makanan Indonesia ini, Punya Harga yang Wah Saat Dijual di Luar Negeri, Ada Gado-gado

Baca: Reaksi Raffi Ahmad Saat Nagita Slavina Blak-blakan Minta Anak Kembar

"Kalau Mercy belum ada, sebab transksi dari kita principalnya menggunakan mata uang lokal atau rupiah, karena transaksi di Indonesia. Lain kalau transaksinya diluar, pasti menggunakan mata uang luar," tandasnya.

Ditambahkan Gumgum, pihaknya masih menunggu kebijakan harga dari principal. Termasuk spare part masih menunggu, apakah mengalami kenaikan atau tidak, dan pihaknya tidak bisa memutuskan harus naik.

"Soal pengaruh penjualan masih normal, karena harga belum berubah ataupun perubahan lainnya," pungkas Gumgum.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Wawan Perdana

Aldi Novel Adilang Hanyut hingga ke Jepang: Saya Hanya Berdoa, dan Hiu Itu Pergi

Berita Populer