Kanal

Warga Takut Melintas di Jembatan Bulu Itam Prabumulih, Banyak Lobang Aspal Turun Terancam Putus

Seorang pengendara ketika melintas di Jembatan Bulu Itam tepatnya di Kelurahan Muaradua Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih. - Tribun Sumsel/ Edison

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Jika sebelumnya jembatan Bulu Itam yang berada di Kelurahan Muaradua Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih diperbaiki lantaran nyaris amblas diterjang arus sungai kelekar, kini jembatan tersebut kembali mengalami kerusakan.

Pantauan Tribunsumsel.com, jembatan yang dibangun di atas sungai Kelekar tersebut terdapat banyak lobang.

Aspal jembatan juga sudah semakin menurun dan nyaris putus. Selain itu pagar pembatas jembatan semakin miring.

Baca: Rupiah Terpuruk Terhadap Dollar AS, Garda Sriwijaya Kirim Surat Ke Presiden Jokowi, Ini Isinya

Baca: Gatot Nurmantyo Gabung ke Prabowo, Sandiaga : Disiapkan Tempat Khusus

Kondisi tersebut membuat para pengendara kendaraan bermotor khususnya roda empat yang melintas menjadi was-was karena khawatir jembatan akan putus.

"Kami selaku pengguna jalan takut karena sudah lama jembatan itu rusak dan tak kunjung diperbaiki, kami khawatir nanti ketika sungai besar dan kami tengah melintas tiba-tiba jembatan putus," ungkap Sepri, satu diantara warga yang melintas ketika dibincangi wartawan, Kamis (6/9/2018).

Sepri mengatakan, dulunya jembatan pernah mengalami amblas akibat diterjang arus sungai kelekar yang meluap.

Baca: Ibu di Palembang Laporkan Anak Kandung ke Polisi, Ia Kesal dan Tidak Tahan Perilaku Anaknya

Baca: Larut Dalam Asmara, Motor Wanita ini Dibawa Kabur Pacarnya Sendiri, Baru Sebulan Kenal Dia

Sempat diperbaiki dengan dipasang talut pengaman. Tetapi jalan terus terkikis dan berlubang, tinggal menunggu waktu saya ambruk.

Lebih lanjut pria itu mengaku jembatan BulU Itam merupakan akses satu-satunya yang terdekat menuju pasar dan sekolah anak-anaknya.
"Kalau nanti putus akan jauh sekali memutar untuk ke pasar atau mengantar anak untuk sekolah," lanjutnya seraya berharap agar pemerintah segera memperbaiki sebelum benar-benar putus diterjang arus sungai.

Hal yang sama disampaikan Toni, warga Kelurahan Muaradua. Menurut Toni, makin rusaknya jalan tersebut juga disebabkan masih melintasnya truk-truk angkutan berat.

"Kalau sekilas mata memandang mungkin masih bagus tapi pondasi dibagian bawah sudah memprihatinkan, khawatirnya kalau terus-terusan dibiarkan dan truk besar terus melintas akan amblas lagi atau roboh," tuturnya.

Baca: Herman 3 Tahun Lumpuh Akibat Jatuh dari Pohon Petai, Kini Sang Istri Cari Nafkah Jadi Buruh Karet

Baca: Ratusan Warga di Lahat Beri Waktu 5 Hari Bagi Perusahaan Batubara PT BAU Beroperasi di Lahan Adat

Sementara itu, Kepala Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) kota Prabumulih, Elman ST ketika dimintai tanggapan terkait pembangunan jembatan itu mengatakan pihaknya akan memperhatikan jembatan tersebut namun akan dianggarkan lebih dulu di APBD 2019.

"Jembatan Bulu Itam kita prioritaskan anggarkan di APBD 2019," ujarnya singkat.

Penulis: Edison
Editor: Wawan Perdana

Ditemukan Tewas di Sawah, Mahasiswi Aceh Ternyata Dibunuh Pacar karena Alasan Ini

Berita Populer