Kanal

Jembatan Endikat Dibuka, Pemkot Pagaralam Minta Harga Barang dan Bahan Pokok Kembali Turun

Tampak kondisi Jembatan Endikat yang sudah dibuka dan bisa dilalui kendaraan pasca perbaikkan selama 2 bulan, Kamis (6/9/2018). - Istimewa

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM-Jembatan Endikat yang sempat ditutup dua bulan lebih selama masa perbaikan mulai dibuka kembali, Kamis (6/9/2018).

Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam melalui Dinas Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Pagaralam kemudian segera memantau harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional.

Pasalnya saat Jembatan Endikat ditutup total karena adanya perbaikkan, sejumlah bahan pokok bahkan bahan lainnya mengalami kenaikkan.

Baca: Nama 20 Skuat Indonesia Lawan Mauritius, 6 Fakta Hingga Nama Tenar Masuk

Baca: Warga Takut Melintas di Jembatan Bulu Itam Prabumulih, Banyak Lobang Aspal Turun Terancam Putus

Hal ini imbas dari naiknya biaya angkut barang. Pasalnya mobil pengangkut harus lewat jalan yang lebih jauh.

Pemantauan harga ini segera dilakukan. Baik di pasar tradisional maupun di toko-toko dan minimarket.

Hal ini untuk mengetahui bahwa tidak ada pihak yang masih memanfaatkan momen saat penutupan Jembatan Endikat untuk naikkan harga, namun saat jembatan sudah dibuka harga barang masih tidak turun.

Pj Walikota Pagaralam, Musni Wijaya mengatakan, Pemkot Pagaralam akan menerjunkan tim untuk memantau harga bahan pokok yang sempat naik saat Jembatan Endikat ditutup.

Baca: Ibu di Palembang Laporkan Anak Kandung ke Polisi, Ia Kesal dan Tidak Tahan Perilaku Anaknya

Baca: Herman 3 Tahun Lumpuh Akibat Jatuh dari Pohon Petai, Kini Sang Istri Cari Nafkah Jadi Buruh Karet

"Tim dari Disperindagkop akan kita terjunkan memantau harga pasca telah dibukanya Jembatan Endikat. Pasalnya saat jembatan ditutup kemarin harga sempat mengalami kenaikkan," ujarnya.

Pemkot berharap sebelum tim diturunkan harga barang sudah kembali normal. Pasalnya jika masih ada temuan ada oknum yang belum menurunkan harga barang, maka akan ditindak tegas oleh tim.

"Nanti akan ada perbandingan harga sebelum ada penutupan Jembatan dengan saat ada penutupan jembatan. Perbandingan itulah yang akan menjadi acuan tim untuk mengetahui apakah masih ada oknum yang menaikkan harga," tegasnya.

Sementara itu, Ferdi Sevrano salah satu pemilik toko elektronik yang sempat mengalami kenaikkan ongkos barang membenarkan jika saat ini ongkos kirim barang sudah kembali turun.

Kondisi ini membuat pihaknya juga telah ikut menurunkan harga sejumlah barang yang dikirim pasca dibukanya jembatan Endikat.

"Untuk barang stok lama atau barang yang dikirim saat Endikat ditutup masih tetap sama. Namun untuk barang yang baru sampai harganya sudah kita sesuaikan," katanya. (SP/ Wawan Septiawan)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Berita Populer