Kanal

Dolar Naik Tempat Penukaran Uang Asing di Palembang Masih Sepi, Kalah Dibandingkan Saat Asian Games

Dua orang di konter layanan penukaran uang asing di Palembang. Penukaran dolar saat ini tidak ramai meski nilai tukar rupiah terus melemah - Tribun Sumsel/ Euis Ratna Sari

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Nilai tukar mata uang rupiah terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat. Hingga Kamis (6/9/2018) siang, nilai tukar rupiah menembus level 15.035 per dolar Amerika Serikat.

Meski nilai tukar dolar Amerika Serikat menjadi lebih tinggi, hal itu belum menunjukkan peningkatan jumlah warga Palembang yang memiliki dolar untuk menukar atau menjualkan dolar mereka secara signifikan.

Beberapa jasa penukaran uang atau penjual valuta asing di Palembang seperti di Palembang Icon Mall dan Jalan R Sukamto, cenderung tidak terlalu ramai.

Baca: Begal Sering Beroperasi di Palembang Ini Dibekuk Polisi, Sudah 20 Kali Beraksi, Satu Masih Anak-anak

Baca: Perankan Wiro Sableng, Sosok Religius Vino G Bastian Muncul Saat Ungkap Makna 212 Bagi Dirinya

Pemasaran Money Changer PT H La Tuntrung, yang berada di Jalan R Soekamto, Vera Susanti menyebutkan, selama kurang lebih 3 hari kurs dolar naik tidak ada peningkatan signifikan terhadap penukaran dolar ke rupiah.

Dalam sehari, jasa penukaran valuta asing ini hanya melayani 2.000 sampai 5000 dolar Amerika penukaran ke mata uang rupiah, itupun tidak dalam jangka waktu yang rutin.

"Selama kurs naik ini ada sih yang melakukan penukaran tapi ga terlalu banyak juga, ada yang nukar 2000 us dolar ada juga pernah 5000 us dolar, tapi itu tidak rata per hari ya", ujar Vera.

Baca: Kisah Hidup Ahok Jadi Film Layar Lebar, Inilah Artis Pemeran Sosok Veronica Tan Nantinya

Baca: Info CPNS Sumsel : Formasi CPNS Kabupaten Muratara Belum Ada Kejelasan, Sudah Diajukan Sejak Januari

Situasi yang sama juga nampak di PT Mekarindo Abadi Sentosa (MAS) Cabang Palembang, yang berlokasi di Palembang Icon Mall, jasa penukaran dan penjualan valuta asing ini nampak sangat sepi.

Yuli, Marketing PT. Mekarindo Abadi Sentosa (MAS) Cabang Palembang, mengatakan dalam sehari saja, tidak sampai sepuluh orang yang menukar sejak beberapa hari tingginya harga dolar.

Menghitung dolar (Tribun Sumsel/ Euis Ratna Sari)

Situasi seperti ini jauh berbanding terbalik pada saat penyelenggaraan Asian Games 2018 yang baru saja usai.

Justru saat ajang Asian Games berlangsung, mereka dapat melayani hingga 50 warga negara asing yang bertransaksi menukarkan mata uangnya ke nilai rupiah.

"Wah kalau pas Asian Games justru lebih ramai kan karena mereka pasti butuh, pada saat itu juga kan rupiah masih belum lemah kya sekarang. Kemarin pembelian rupiah meningkat, walaupun sepi perbandingannya lebih banyak yang nukar daripada membeli dolar," pungkasnya.

Penulis: Euis Ratna Sari
Editor: Wawan Perdana

Pengakuan Wanita Penabrak Anggota Polisi usai Terobos Rombongan Presiden Jokowi

Berita Populer