Kanal

Seribu PHL Pemkot Prabumulih Bakal Dikurangi Karena Daerah Tak Sanggup Bayar

Gedung Pemkot Prabumulih - tribunsumsel.com/Edison Bastari

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Para Pekerja Harian Lepas (PHL) di lingkungan Pemerintah kota Prabumulih yang tidak disiplin dan tidak memiliki keahlian, pada 2019 mendatang siap-siap diberhentikan.

Pasalnya, Pemerintah kota Prabumulih berencana akan mengurangi ribuan PHL yang berdinas di seluruh instansi di lingkungan Pemkot Prabumulih.

Hal itu ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Prabumulih, M Kowi SSos kepada sejumlah wartawan, Rabu (29/8/2018).

Baca: Hanifan Yudani Kusumah -- Profil Atlet Silat Peraih Medali Emas Ajak Jokowi dan Prabowo Berpelukan

"Kita memang ada wacana mengurangi PHL, kemungkinan sekitar seribuan lebih akan kita lakukan pengurangan. Nantinya akan dilakukan seleksi," tegas Sekda Pemkot Prabumulih, M Kowi SSos.

Menurut Kowi, wacana pengurangan jumlah PHL akan dilakukan pemerintah lantaran besarnya beban biaya yang harus dibayar untuk mengaji para pekerja tersebut. "Keuangan Pemkot Prabumulih sudah tidak memungkinkan untuk membayar upah atau gaji para pekerja harian lepas itu karena jumlahnya banyak sekali," katanya.

Baca: Viral Aksi Hanifan Satukan Jokowi dan Prabowo Dalam Rangkulan, Warganet Sebut Politik Adem

Kowi menjelaskan, saat ini berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM), jumlah PHL di lingkungan Pemkot Prabumulih sudah membludak dibanding jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN). "ASN hanya sekitar 3500 orang, sementara PHL berjumlah sekitar 4500 orang. Bukan lagi kebanyakan, ibarat air jumlah PHL di Pemkot Prabumulih sudah meluber, sangat banyak sementara keuangan pemerintah tidak memadai," jelasnya.

Baca Berita Selengkapnya di Edisi Cetak Harian Tribun Sumsel, Kamis (30/8/2018)

Penulis: Edison
Editor: Wawan Perdana

Terekam Kamera Sosok Pria yang Diduga Selingkuhan Angel Lelga, Digerebek Vicky Berduaan di Kamar

Berita Populer