Kanal

Irawan Warga PALI Menyesal Telah Lukai Istri dan Anaknya Hanya karena Masalah Motor

Irawan (38) warga Simpang Raja, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, membacok istrinya Kanik (46) dan anaknya Dinda Sasminta (12) pakai sebilah golok - Sripo/ Ardani

TRIBUNSUMSEL.COM,PALI-Gara-gara sepeda motor yang hendak dipakai sekolah oleh anak tirinya, Irawan (38) warga Simpang Raja Kacamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tega menganiaya istri dan anak tirinya hingga kritis dan mengalami luka bacokan disekujur tubuh istrinya.

Dari pengakuan pelaku bahwa tindakannya itu karena khilaf akibat cek cok mulut yang menyinggung perasaannya.

"Aku menyesal, pertengkaran mulut itu membuat aku gelap mata, karena baru bangun tidur istri aku ngajak ribut," akui Irawan, dihadapan polisi, Rabu(29/8/2018).

Baca: Resmi Diperpanjang Kontrak, ini Lima Faktor yang Membuat Luis Milla Layak Dipertahankan

Wakapolsek Talang Ubi Iptu Roni Hermawan mengatakan, kronologis kejadian yang bermula pada Rabu pagi (29/8/2018) sekitar pukul 06.30 di rumah kontrakan pelaku saat anak tiri pelaku Dd (12) yang hendak bersekolah mengeluarkan sepeda motor.

Setelah sepeda motor dikeluarkan, istri pelaku Kanik (46) membangunkan pelaku yang saat itu tengah tidur dan meminta pelaku agar untuk Kedepannya yang mengeluarkan sepeda motor adalah suaminya.

Baca: Dijagokan jadi Ketua Tim Kampanye Jokowi-KH Maruf Amin, Ini Jawaban Erick Thohir

Akan tetapi pelaku malah marah-marah hingga menyebabkan perang mulut antara suami istri tersebut.

Cek-cok mulut rupanya menggelapkan mata pelaku yang akhirnya mengambil parang yang berada di dalam rumah kemudian secara membabi buta, pelaku membacok istrinya hingga mengakibatkan lima luka bacok di kepala dan jari istrinya.

Melihat ibunya dianiaya, Dd berusaha melerai, tetapi pelaku malah kembali membacok Dd yang mengenai lengan Dd.

Baca: Pertarungan UFC Antara McGregor vs Khabib Akan di Gelar Pada 6 Oktober 2018

"Setelah melukai istri dan anak tirinya, pelaku melarikan diri, tetapi berkat informasi warga, pelaku berhasil dibekuk Tim Elang. Sementara korban dilarikan ke RSUD oleh tetangganya karena mengalami luka serius, dan saat ini istri pelaku masih kritis," kata Roni.

Masih kata Roni, senjata tajam yang dipakai untuk menganiaya korban diakui Roni telah disita sebagai barang bukti serta anggota Polsek Talang Ubi telah lakukan olah TKP.

"Pelaku masih diinterogasi, dan kita kenakan undang-undang KDRT serta pasal 351 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara," jelas Iptu Roni.

Penulis: Ari Wibowo
Editor: Wawan Perdana

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Berita Populer