Kanal

Sumsel Tuan Rumah Peringatan Hari Sepsis Dunia 11 sampai 17 September

- Tribunsumsel.com

TRIBUNSUMSEL.COM- Provinsi Sumatera Selatan tepatnya Kota Palembang akan menjadi tuan rumah kegiatan 9th Meeting of Indonesia Society of Intensive Care Medicine (ISICM) in Conjunction with INASIA and 6th World Sepsis Day 2018 yang merupakan rangkaian acara peringatan Hari Sepsis Dunia.

Kegiatan yang akan berlangsung 11 sampai 17 September tersebut akan dilaksanakan di Hotel Aryaduta Palembang.

Sementara itu, puncak peringatan Hari Sepsis Dunia sendiri akan dilaksanakan tanggal 13 September 2018 di Griya Agung Palembang (Istana Gubernur).

Panitia pelaksana peringatan Hari Sepsis Dunia yang merupakan Perhimpunan Dokter Intensive Care Indonesia (PERDICI) sudah melakukan audiensi dengan Gubernur Sumsel Alex Noerdin untuk permohonaan penggunaan Griya Agung sebagai lokasi puncak peringatan Hari Sepsis Dunia.

Audiensi berlangsung di Gedung Headquarter Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Senin (20/8).

Hadir dalam audiensi ini Ketua PERDICI Dr. Ike Sri Rejeki, Wakil Ketua PERDICI Dr. Syafri K. Arif, Sekjen PERDICI Dr. Erwin Pradian, Ketua Pelaksana Acara Dr. Zulkifli serta sejumlah panitia penyelenggara lainnya.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin langsung merespon positif kegiatan tersebut dengan langsung mengeluarkan izin penggunaan pendopo Griya Agung sebagai tempat acara.

Sekaligus akan ada Welcome Dinner Gubernur Alex Noerdin dengan peserta 9th Meeting of Indonesia Society of Intensive Care Medicine (ISICM) in Conjunction with INASIA and 6th World Sepsis Day 2018.

"Untuk penggunaan Griya Agung kita persilahkan dan gak ada masalah, akan kita adakan jamuan makan malam bagi semua pesertanya," ungkap Alex.

Seusai menerima audiensi, Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengajak seluruh Panitia pelaksana peringatan Hari Sepsis Dunia untuk melihat komplek olahraga JSC dan menyaksikan pertandingan olahraga Asian Games yang tengah berlangsung.

Halaman
12
Editor: M. Syah Beni

Fenomena Air Terjun Sedudo Nganjuk Berubah jadi Hitam Pekat, Pengunjung Dilarang Mandi

Berita Populer