Kanal

Masyarakat Bisa Gugurkan Bacaleg di Ogan Komering Ulu Lewat Uji Publik

Ketua KPU OKU, Naning Wijaya - Tribun Sumsel/ Retno Wirawijaya

TRIBUNSUMSEL.COM,BATURAJA - Pengumuman Daftar Calon Sementara (DCS), Caleg Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), sesuai jadwal akan diumumkan pada tenggang waktu 12-21 Agustus 2018 mendatang.

Dalam tenggang waktu itu masyarakat, bisa berperan aktif dalam melakukan penilaian atau memberikan tanggapan terhadap bacaleg.

Baca: Penyebab LRT Palembang Mogok Saat Hujan, Ini Penjelasan PT INKA

Baca: Posting Perut Kotak- kotak, Ini 5 Hal yang Sering dilakukan Cinta Laura

Baca: Lala Karmela, Wanita Cantik yang Jenguk Ahok di Penjara Ternyata Bukan Orang Biasa, Ini Pekerjaannya

Seiring dengan pemberkasan tersebut tim dari KPU juga melakukan verifikasi untuk menentukan apakah Bacaleg, yang namanya sudah masuk bisa lolos menjadi Daftar Caleg Sementara (DCS) untuk kemudian mengikuti uji publik.

"Silakan masyarakat beri tanggapan, masukan dan laporan dan sampaikan ke KPU terkait DCS yang di umumkan," kata Ketua KPU OKU, Naning Wijaya ST melalui Anggota KPU OKU, Divisi Logistik, Imaduddin.

Naning menegaskan, melalui uji publik ini laporan, masukan ataupun saran dari masyarakat, jika terbukti benar bisa menggugurkan caleg yang masuk DCS yang sudah di umumkan. Pada 22 Agustus 2018 katanya, jika ada laporan masyarakat akan dilakukan permintaan klarifikasi kepada parpol atas tanggapan masyarakat.

"Laporan masyarakat kita terima paling lambat 10 hari setelah DCS diumumkan," jelasnya.

Syarat memberikan tanggapan dan laporan, kata Naning harus melampirkan identitas lengkap seperti copy KTP dan melampirkan bukti.

"Masyarakat jangan takut memberikan tanggapan. Identitas pelapor akan kami rahasiakan," jelasnya.

Jika sudah uji publik. Sekitar bulan September akan ditetapkan menjadi DCT atau Daftar Calon Tetap (DCT). Setelah penetapan baru caleg bisa bersosialisasi sesuai dengan peraturan dan ketentuan dari KPU tentang sosialisasi.

Penulis: Retno Wirawijaya
Editor: Siemen Martin

Warga Gerebek Guru Honorer Asal Madura yang Cabuli Siswi SMP di Dalam Mobil, Awal Kenalan di Medsos

Berita Populer