Kanal

Siswa Baru SMA Negeri 5 Palembang Bayar Sumbangan untuk THR dan Makan Guru

Foto Ilustrasi : Suasana roadshow gen mellennial di SMA Negeri 5 Palembang beberapa waktu lalu. - Tribunsumsel.com/Slamet Teguh Rahayu

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG– Peserta didik baru SMAN 5 Palembang harus membayar sejumlah uang yang diminta oleh pihak sekolah melalui komite sekolah.

Informasi yang dihimpun Tribun, besaran sumbangan yang harus dibayar setiap siswa sebesar Rp 7,5 juta per siswa. Total siswa baru 288, jumlah uang sumbangan tersebut pun mencapai Rp 1,8 miliar.

Kepala SMAN 5 Palembang Sumin Eksan, SPd, MM melalui Waka Humas Made Suarsana berdalih keputusan uang sumbangan tersebut sudah melalui rapat komite yang disetujui oleh orang tua siswa.

"Pada 9 Juli lalu pukul 09.30 kami mengundang orang tua yang anaknya dinyatakan lulus untuk mengikuti rapat komite," ujarnya.

Melalui rapat komite tersebut, pihak sekolah melalui pengurus komite membahas rencana pengadaan sarana dan prasarana dan investasi pendidikan.

Baca: Film 22 Menit: Sinopsis Film 22 Menit, Kisah Nyata Aksi Teror Jalan Thamrin

Diakuinya, awalnya sumbangan ke siswa Rp 8 juta per orang, kemudian direvisi menjadi Rp7,5 juta per siswa.

"Ini juga terjadi kesalahan teknis dalam membuat rekap dana sumbangan. Dalam draft rencana sumbangan tertulis pembelian satu unit komputer sebesar Rp 47 juta. Padahal untuk pembelian 10 unit komputer. Sedangkan pembelian 1 unit lemari asam untuk laboratorium kimia menggunakan dana BOS," jelasnya.

Namun walaupun ini disetujui, lanjutnya belum terealisasi penuh. Dan baru sekitar 40 persen yang sudah membayar.

"Beberapa orangtua siswa mengajukan untuk dilakukan keringanan biaya dan kami siap membantu jika ada orang tua yang meminta keringanan, asalkan harus menyertai keterangan dari RT setempat yang menyatakan jika penghasilan dan biodata orang tua. Sumbangan ini juga bisa dicicil selama tiga kali, jadi tidak harus langsung lunas,” kilahnya.

Diketahui, adapun rincian dana tersebut diperuntukkan untuk pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) guru dan biaya bensin mobil operasional guru yakni diantaranya Rp 60 juta untuk THR guru dan Rp 40 juta bensin mobil operasional sekolah.

Ia mengaku, dana sumbangan komite sekolah tidak hanya dipergunakan untuk THR guru dan biaya bensi mobil saja tetapi juga diperuntukkan untuk pembelian meja guru Rp.105 juta, minum sehari-hari guru Rp.12 juta.

Selain itu, Pembebasan lahan warga yang digunakan untuk tempat parkir siswa Rp.450 juta, Penerimaan Peserta Didik Baru Rp.30 juta, Perbaikan Rak Sepatu Rp.10,5 juta, dan Pembuatan WC sekolah Rp.60 juta.

"Tidak ada paksaan untuk menyumbang, bagi siswa kurang mampu akan dipintai surat keterangan penghasilan orangtua dari RT setempat dan akan diberikan keringanan," katanya.

Penulis: Sri Hidayatun
Editor: Wawan Perdana

Fenomena Air Terjun Sedudo Nganjuk Berubah jadi Hitam Pekat, Pengunjung Dilarang Mandi

Berita Populer