Pelatih Sriwijaya FC kas Hartadi Belum Puas Pada Penampilan Benson Saat Lawan Persebi Boyolali
Penampilan pemain naturalisasi yang ikut trial dengan Sriwijaya FC, Essaiah Pello Benson dinilai cukup bagus oleh Pelatih Kepala Kas Hartadi
Penulis: Weni Wahyuny | Editor: Prawira Maulana
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Penampilan pemain naturalisasi yang ikut trial dengan Sriwijaya FC, Essaiah Pello Benson dinilai cukup bagus oleh Pelatih Kepala Kas Hartadi saat ikut dalam ujicoba dengan Persebi Boyolali di Stadion Perjuangan, Desa Tumang, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (28/4) sore.
Saat pertandingan, pemain asal Liberia itu bermain di posisi second striker.
“Mengenai Benson, saya baru lihat caranya main untuk jalankan instruksi, sejauh ini bagus,” kata Kas, Senin (29/4/2019).
Dengan kondisi lapangan yang kurang memadai, membuat Kas belum puas dengan penampilan Benson. Kas mengaku tak bisa melihat permainan secara keseluruhan sehingga ia akan mencoba kembali menilai saat Laskar Wong Kito ujicoba dengan dua tim lainnya yakni Perseru Badak Lampung FC dan Persis Solo kedepan.
“Lapangan pertandingan tidak bagus, sehingga tidak bisa lihat permainannya. Kita akan lihat dalam dua ujicoba lagi,” jelasnya
Seperti diketahui Sriwijaya FC tour pulau Jawa untuk menjalani laga ujicoba dengan tiga tim yang ada di pulau Jawa. Di ujicoba pertama saat lawan Persebi Boyolali, Bruno Casimir cs dipermalukan di kandang lawan. Skor akhir 2-1, kemenangan bagi tim yang mengarungi Liga 3 musim ini.
Saat itu Sriwijaya FC hanya mampu menyarangkan satu gol yakni dari kaki Yongki Aribowo di menit ke 3 pertandingan. Sriwijaya FC kecolongan di menit akhir dengan gol cepat sehingga skor berubah menjadi 1-1. Selain itu tuan rumah diganjar gol pinalti sehingga SFC hanya puas dengan hasil 2-1.
Pelatih Kepala Sriwijaya FC Kas Hartadi menyayangkan kondisi lapangan kemarin. Sebelum dan saat pertandingan sudah hujan deras sekitar dua jam sehingga lapangan tergenang air dan strategi yang dijalankan anak asuhnya tidak dapat berjalan.
“Pertandingan tetap dipaksakan berlangsung. Kita hanya bisa lihat transisi permainan saja, dan jalankan instruksi. Semua bagus,” kata Kas yang tetap mengapresiasi.
Kas melanjutkan anak asuhnya yakni Yongki Aribowo sempat cetak gol cepat pada menit 3. Namun dirinya dikejutkan dengan lawan yang diberi hadiah pinalti yang tak jelas pelanggaran yang dibuat anak asuhnya.
“Alhasil permainan menurun, dan akhirnya kalah 1-2,” ucapnya.