Petugas PPK Hitung Ulang Suara di Kelurahan Plaju, Ternyata Ada Dua Coblosan

Petugas melakukan penghitungan suara ulang di dua TPS di Kelurahan Plaju Palembang.

Petugas PPK Hitung Ulang Suara di Kelurahan Plaju, Ternyata Ada Dua Coblosan
NANDO
Penghitungan suara ulang di PPK Seberang Ulu II untuk kelurahan Plaju. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Nando

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Petugas melakukan penghitungan suara ulang di dua TPS di Kelurahan Plaju Palembang.

Dua TPS itu, TPS 04 dan TPS 40.

Hitung ulang tersebut sebelumnya telah disetujui oleh semua saksi yang hadir, Panwascam, PPS Plaju Ulu, dan juga petugas PPK Plaju, Pantauan Tribun Rabu (24/4/2019).

Menurut Petugas PPK yang memimpin jalannya perhitungan ulang perolehan suara, kesalahan input data karena kurangnya pengetahuan KPPS di TPS setempat.

"Jika dilihat sebenarnya tidak ada penggelembungan suara, hanya saja kekeliruan ini terjadi dikarenakan dalam satu surat suara ada dua coblosan selain mencoblos nama caleg mereka juga mencoblos partai, jadi petugas KPPS mengitung dua suara," ucapnya.

Seperti di TPS 04 Kelurahan Plaju Ulu yang sebelumnya jumlah suara tertulis di C1 TPS 04 mecapai 391 setelah dilakukan perhitungan ulang ternyata 233 sinkron jumlah C7 atau daftar hadir sebanyak 233.

Hal itupun terjadi di TPS 40 dimana suara semula DPT 401 saat dihitung ulang ternyata hanya 221 suara sesuai C7.

Ia mengatakan Perolehan jumlah suara DPR RI cocok dengan jumlah warga yang menggunakan hak pilihnya.

"Perhitungan ulang ini dilakukan agar tidak ada selisih paham antara saksi dan petugas panitia Rekapitulasi, data yang kita saksikan adalah data yang jelas sesuai Daftar Pemilih Tetap (DPT)," jelasnya.

Dengan begitu permasalahan di dua TPS di Kelurahan Plaju Ulu dinyatakan sudah selesai.

Menurut ketua PPK M.Yunus, kesalahan pencatatan tersebut murni karena ketidak pahaman penyelenggara pemilu di tingkat TPS, dan para saksi partai juga tak memahami aturan penghitungannya.

"Jadi bukan karena ingin menguntungkan partai atau caleg tertentu, Karena terjadi di semua partai dan nama caleg," ucapnya .

Sebelumnya penghitungan surat suara pilpres dan DPD tak ada masalah.

"Kemungkinan Terjadi kebingungan cara hitung surat suara untuk DPR RI, Padahal telah mengikuti bimtek," jelasnya.

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved