Pemilu 2019

PKB Sumsel Klaim Minimal Dapat 1 Kursi DPR RI, Bagaimana Peluang Alex Noerdin dan Percha Leanpuri?

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Sejumlah nama calon legislatif (caleg) DPR RI yang familiar di Sumsel diprediksi akan duduk di senayan

PKB Sumsel Klaim Minimal Dapat 1 Kursi DPR RI, Bagaimana Peluang Alex Noerdin dan Percha Leanpuri?
Tribun Sumsel/ Linda Trisnawati
Suasana penghitungan suara DPR RI di PPK Kemuning dilakukan di depan SD Kartika II-2 yang ada di Jalan Basuki Rahmat, Minggu (21/4/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Sejumlah nama calon legislatif (caleg) DPR RI yang familiar di Sumsel diprediksi akan duduk di senayan untuk periode 2019- 2024.

Sebut saja nama mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin (Golkar), dan putri Gubernur Sumsel saat ini Herman Deru yaitu Percha Leanpuri (Nasdem) caleg DPR RI.

Dua nama ini berada di daerah pemilihan (dapil) Sumsel II, yang meliputi Kabupaten OI, OKI, OKU, OKU Timur, OKU Selatan, Prabumulih, Muara Enim, Pali, Lahat, Pagar Alam dan Empatlawang.

Dua nama ini diprediksi memiliki peluang paling besar saat ini lolos kesenayan, disamping muka-muka lama seperti Erwin Singajuru, Bertu Merlas, Wahyu Sanjaya, Sri Meliyana dan sebagainya.

Suara Pilpres di PPK IT 1 Palembang: Prabowo Sandi Menang di Kelurahan 13 Ilir, Ini Rinciannya

Pengamat politik Sumsel Dr Ardiyan Saptawan mengungkapkan, caleg- caleg familiar selama ini dimata masyarakat, akan cenderung mendapat simpatik pemilihnya.

Apalagi jika sebelum nyaleg mereka sudah berbuat bagi masyarakat.

"Semua kembali ke grassroots (akar rumput gerakan), dimana dengan tipe kampanye sekarang berbeda dengan pemilu sebelumnya,"

"Sekarang banyak tertutup beda dengang sebelumnya terbuka. Sehingga masyarakat hanya mengenal mereka yang familiar saja, seperti nama Alex Noerdin dan Percha," kata Ardiyan, Minggu (21/4/2019).

Semua Petugas Pemilu di Pagaralam Diperiksa Kesehatannya, Antisipasi Kelelahan dan Sakit

Jadi dengan kampanye yang tidak dilakukan terbuka selama ini, diakui Ardiyan wajar- wajar saja muka- muka lama meski baru pertama kali maju Pileg, hal itu tetap jadi daya tarik masyarakat.

"Pemilih tidak perlu melihat partainya, tapi tergantung gerakan caleg itu sendiri yang menarik simpatik masyarakat."

Halaman
12
Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved