Rekapitulasi PPK
Petugas KPU Jamin Tak Ada Kecurangan di PPK Kecamatan Kalidoni
Para relawan dari partai pendukung yang sedang berjaga dan mengkawal rekapitulasi pemungutan suara menggerebek salah satu ruangan yang dianggap mencur
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Para relawan dari partai pendukung yang sedang berjaga dan mengkawal rekapitulasi pemungutan suara menggerebek salah satu ruangan yang dianggap mencurigakan di Kecamatan Kalidoni Palembang, Sabtu (20/4/19) siang.
Kejadian bermula saat para kader dari berbagai partai terus berdatangan meski rekapitulasi pemungutan suara dijadwalkan akan dimulai pada esok hari, Minggu (21/4/19).
Para relawan berkinginan untuk tetap terus berjaga mengantisipasi terjadinya kecurangan.
Saat sedang berjaga, salah satu dari mereka mengintip sebuah ruangan, tepatnya berhadapan dengan ruangan rekapiitulasi.
Terlihat beberapa orang yang sedang mengumpulkan berkas-berkas yang diketahui adalah berkas C1.
Jadi mereka langsung mengetuk pintu ruangan tersebut bersama, dan menanyakan perihal yang dikerjakan di dalam.
"Iya pak ada apa, kita cuma rekap pak mengumpulkan berkas C1 dari berbagai TPS, karena ada yang tercampur dan ada yang belum datang," ungkap seorang wanita petugas KPU
"Kenapa harus di dalam bu, kenapa kita tidak disuruh menyaksikan atau ikut membantu," tanya salah satu dari relawan partai.
"Enggak pak tidak ada apa-apa, ini yang kemarin rekap belum selesai, mungkin ibu-ibu juga lihat, cuma kan gak etis kalo di jalan, jadi kita ke dalam ruangan," belanya, sambil menunjukan koridor depan yang dimaksudkan
"Bukan suara dan sebagainya ini pak, kunci kotak suara itu ada di polisi kita tidak pegang, bahkan gembok pintu juga polisi yang pegang," tegasnya.
Petugas KPU yang enggan disebutkan namanya menjamin petugasnya tidak akan berlaku curang.
"3 hari kami mengerjakan ini tapi dituduh melakuakn curang, saya jamin saya dan anak-anak lain tidak melakukan kecurangan," tambahnya.
Bahkan ia memberikan bukti dan membiarkan beberapa dari relawan partai untuk masuk dan mengecek langsung apa yang ia dan tim kerjakan.
Sementara itu M Nakola selaku petugas kemanan langsung memberikan keterangan dan klarifikasi terkait masalh tersebut
"Saya paham ada kecurigaan, tapi untuk yang ini bukan sengaja ditutupi tapi memang sedang mengumpulkan saja untuk memudahkan rekapitulasi besok," katanya menengahi.