Berita Banyuasin

Sakit Hati Diputus Pacar, Fotografer di Banyuasin Ini Nekat Sebar Foto Syur Kekasih di Insta Story

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN-Cinta bertepuk sebelah tangan dialami RS (19 tahun), seorang fotografer asal Pulau Harapan, Kecamatan Sembawa

Sakit Hati Diputus Pacar, Fotografer di Banyuasin Ini Nekat Sebar Foto Syur Kekasih di Insta Story
Sripo/ Alan Nopriansyah
Tersangka penyebar foto syur kekasih (kiri) saat diamankan di Polres Banyuasin, pada (09/4/2019) sekita pukul 10.00 WIB. 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN-Cinta bertepuk sebelah tangan dialami RS (19 tahun), seorang fotografer asal Pulau Harapan, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin.

Kesal cintanya diputus, RS nekat menyebarkan foto syur sang mantan lewat pesan whats app dan insta story, Selasa (16/4/2019).

Sang mantan kekasih, CA (19 tahun) warga Banyuasin merasa dipermalukan dan dirugikan.

CA melaporkan perbuatan itu ke unit Pidsus II Polres Banyuasin.

CA mengetahui foto syurnya tersebar di media sosial setelah diberi tahu oleh temannya.

Download Film Avengers Kualitas HD, Langsung Tersimpan di Smartphone

Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIK, melalui Kasatreskrim AKP Wahyu Maduransyah membenarkan perstiwa tersebut.

”Kita terima laporan korban terkait penyebaran foto korban tanpa busana setengah badan di instastory milik akun korban sendiri," terang Kasatreskrim Polres Banyuasin AKP Wahyu Maduransyah.

Polisi kemudian mengamankan RD (19) di depan gedung sekolah SMA di Betung, Selasa (9/4/2019) sekita pukul 10.00 WIB.

Selain mengamankan tersangka juga diamankan beberapa barang bukti (BB) handphone.

Tersangka sekarang di Mapolres Banyuasin untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Caleg DPR RI Dapil Sumsel 1 dan Anaknya Dilaporkan Dugaan Money Politik di Musirawas

”Dari hasil pemeriksaan, kalau tersangka melakukan penyebaran foto tersebut. Karena sakit hati diputuskan CA yang merupakan pacar tersangka,”ujar Kasatreskrim, Rabu (16/4/2019).

Tersangka terjerat pasal 45 ayat 1 Undang Undang Nomor 19 Tahun 2016 UU perubahan atas undang-undang nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Bahwa dimana setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diakses informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan, sehingga terancam pidanan 6 tahun penjara. (SP/ALAN NOPRIANSYAH).

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved