Dua Pedagang Pisang Karamel di Jakabaring Palembang Bergelut, Diduga Saling Iri Dagangan Laris

Aksi penganiayaan dialami Jumadi (25) warga lorong Harapan, Kelurahan Jakabaring yang sehari-hari berjualan pisang karamel

Dua Pedagang Pisang Karamel di Jakabaring Palembang Bergelut, Diduga Saling Iri Dagangan Laris
LUSI/TRIBUNSUMSEL.COM
Jumadi saat menceritakan penganiayaan yang dialaminya kepada media (selasa 16/4/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Aksi penganiayaan dialami Jumadi (25) warga lorong Harapan, Kelurahan Jakabaring yang sehari-hari berjualan pisang karamel di bundaran Jakabaring Sport City ( JSC).

Tak terima atas penganiayaan yang dialaminya, ditemani sang istri, Jumadi lantas mengadukan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Selasa (16/4).

Kepada petugas piket, Jumadi mengatakan penganiayaan yang dialaminya terjadi pada senin (15/4) sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu ia sedang menjual dagangannya seperti biasa di bundaran Jakabaring.

Kemudian Jumadi yang tidak sengaja saling bertatap muka dengan terlapor Fauzi langsung tersenyum terhadap terlapor.

Fauzi sendiri diketahui merupakan seorang pedagang pisang karamel yang berjualan tak jauh dari lokasi Jumadi berjualan.

"Saya seperti biasa lagi jualan, lagi duduk samping gerobak saya. Ngeliat dia terus saya senyum sama dia. Tidak lama kemudian dia mendekati saya yang lagi duduk dan langsung menerjang saya dari belakang," cerita Jumadi.

Dikatakan Jumadi usai ditendang ia terjatuh dan langsung dipeluk dari belakang oleh terlapor dan dipukuli.

"Saat itu aku tidak melawan, badan dia lebih besar dari pada aku. Pas di peluknya itu disitu aku di tinjunya, terus aku mencoba melawan dan lari dari dia" katanya.

Usai dianiaaya Jumadi langsung meninggalkan terlapor dan daganganya kemudian pulang ke rumahnya yang tak jauh dari Bank Sumsel Babel, Jakabaring.

"Aku bercerita dengan istri tentang kejadian ini. Akhirnya bersama dengan dia dan ayuk ipar aku kami kesini untuk buat laporan," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Lusi Faradila
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved