Berita Palembang

Warga Palembang Ini Bingung Motornya Hilang di Parkiran Masjid, Sudah Pasang Gembok Tambahan

Aditya Pratama (27 tahun), warga Perumahan Bouganville, Kelurahan Karya Baru Kecamatan Alang-Alang Lebar (AAL) Palembang ini, kehilangan sepeda motor

Warga Palembang Ini Bingung Motornya Hilang di Parkiran Masjid, Sudah Pasang Gembok Tambahan
Tribun Sumsel/ Ayu Kuta Sari
Aditya Pratama (27 tahun), warga Perumahan Bouganville, Kelurahan Karya Baru Kecamatan Alang-Alang Lebar (AAL) Palembang ini, melapor kehilangan sepeda motor, Minggu (14/4/2019). 

TRIBUNSUMSEL,COM, PALEMBANG-Aditya Pratama (27 tahun), warga Perumahan Bouganville, Kelurahan Karya Baru Kecamatan Alang-Alang Lebar (AAL) Palembang ini, kehilangan sepeda motor.

Motor Honda kesayangannya bernopol BG 2503 AAV hilang di parkiran masjid di Jalan Silaberanti Kecamatan Jakabaring Palembang.

Atas kejadian tersebut, Aditya mendatangi Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Minggu (14/4/2019).

Menurut Aditya, hilangnya motor itu terjadi pada Sabtu (13/4/2019) Pukul 12.30.

"Saat itu, saya ingin salat zuhur di masjid, kemudian saya memakirkan motor saya di halaman masjid dengan kondisi stang terkunci serta saya tambahkan kunci pengaman berupa gembok di bagian cakram depan pak," Jelasnya kepada petugas piket SPKT Polresta Palembang.

Live Streaming Nonton Game Of Thrones Season 8 Episode 1 di HBO GO, Begini Caranya

Pemkab Muara Enim Bentuk Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Supaya Lebih Fokus dan Maksimal

"Setelah selesai salat saya berniat mau pulang, kemudian saya kaget melihat motor saya sudah tidak ada lagi pak," tambahnya.

Sebelum mendatangi SPKT Polresta Palembang, Aditya sudah mencari hingga bertanya kepada orang disekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Saya sudah mencari kemana-mana pak sekitar lokasi TKP tapi tidak ketemu, sehingga saya mendatangi SPKT Polresta Palembang untuk membuat laporan terkait kehilangan motor saya ini, dan juga supaya malingnya tertangkap," ungkapnya.

Sementara , Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Ka SPKT Polresta Palembang, AKP Heri membenarkan adanya laporan korban terkait kehilangan satu motor Honda di halaman saat ditinggalkan untuk menunaikan ibadah shalat zuhur.

"Laporan sudah kita terima dan akan kita tindaklanjuti kasus ini, bagi terlapor bila terbukti bersalah akan dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal lima tahun penjara," tegasnya.

Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved