Rekonstruksi Adik Bunuh Kakak di Lubuklinggau: Iyon Kesal Melihat Ibunya Ingin Dipukul Pakai Batu

Polres Lubuklinggau Utara melakukan rekonstruksi pembunuhan yang dilakukan oleh Sastra Efendi (22) kepada kakak tirinya A Nasution (30),

Rekonstruksi Adik Bunuh Kakak di Lubuklinggau: Iyon Kesal Melihat Ibunya Ingin Dipukul Pakai Batu
EKO HEPRONIS/TRIBUNSUMCEL.COM
Tersangka Fendi saat menindih badan Iyon sembari memukulnya menggunakan kayu dan batu, Kamis (11/4/2019). 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis.

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Polres Lubuklinggau Utara melakukan rekonstruksi pembunuhan yang dilakukan oleh Sastra Efendi (22) kepada kakak tirinya A Nasution (30), Selasa (26/3/2019) lalu.

Proses rekonstruksi diperagakan langsung oleh Sastra Efendi dirumah mereka Jln Kenanga 2, RT 04, Kelurahan Batu urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kamis (11/4/2019) sore.

Sementara korban A Nasution atau biasa dipanggil Iyon diperagakan oleh salah satu warga yang dibawa oleh tim dari Polsek Lubuklinggau Utara.

Dalam rekonstruksi tersebut Fendi memperagakan 22 adengan. Terungkap bahwa Fendi sempat kebingungan dan bertanya kepada ibunya mengenai nasibnya setelah melihat kakaknya tewas.

Setelah membunuh kakaknya menggunakan kayu dan batu, Fendi sempat mandi dan membersihkan darah yang berceceran dilantai bersama ibunya.

Dalam adengan itu, pertama kali Iyon meminta uang kepada ibunya Hayani, karena tidak diberi Iyon sempat menendang lemari hias di dalam rumahnya.

Mendengar ribut-ribut M Sukri warga setempat mencoba menegur. Namun, malah dijawab Iyon dengan tantangan berkelahi. Ibunya pun ketakutan lalu memberi uang Rp. 20 ribu kepada Iyon.

Kemudian ibunya memanggil Fendi dan memeintanya pergi kewarung untuk membelikan mie instan dan sebungkus rokok. Setelah membeli rokok Fendi memberikannya kepada Iyon.

Setelah itu, Fendi duduk di depan rumahnya. Didalam rumah Iyon marah-marah kepada ibunya sembari meminta uang Rp. 20 juta. Karena ibunya tak punya uang Iyon ingin memukul ibunya menggunakan batu giling sebanyak dua kali.

Halaman
12
Penulis: Eko Hepronis
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved