BERITA LUBUKLINGGAU: Banyak Alat Berat di Kota Lubuklinggau Tak Bayar Pajak

Banyak alat berat di Kota Lubuklinggau tak menunaikan kewajibannya membayar pajak di kantor Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB)

BERITA LUBUKLINGGAU: Banyak Alat Berat di Kota Lubuklinggau Tak Bayar Pajak
EKO HEPRONIS/TRIBUNSUMCEL.COM
Suasana saat Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) Samsat Provinsi Sumsel wilayah Kota Lubuklinggau melakukan razia. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis.

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Banyak alat berat di Kota Lubuklinggau tak menunaikan kewajibannya membayar pajak di kantor Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) Samsat Provinsi Sumsel wilayah Kota Lubuklinggau.

Menyikapi hal tersebut, (UPTB) Samsat Provinsi Sumsel wilayah Kota Lubuklinggau bersama Sat Pol PP kota setempat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke rumah -rumah para pengusaha alat berat.

"Kemarin memang kita telah melakukan razia, baru dua tempat yang kita datangi yakni alat berat di wilayah Megang dan wilayah Telago," ungkap Kepala (UPTB) Samsat Provinsi Sumsel wilayah Kota Lubuklinggau, Addi Ramdoni pada Tribunsumsel.com, Kamis (11/4).

Ia menuturkan razia tersebut dilakukan karena banyak wajib pajak melapor tidak sesuai dengan kenyataan. Padahal kewajiban membayar pajak ini merupakan kewajiban sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) No 3 tahun 2011, selain pajak kendaraan roda dua dan roda empat ada pajak dari alat berat juga.

"Kurang lebih yang kita data ada 12 alat berat diantaranya crane, buldozer. Dalam sidak itu kita menekankan dan memberikan batas waktu kepada mereka supaya membayar pajak," paparnya.

Hasilnya mereka cukup mengerti, rencananya pajak yang menunggak itu akan mereka bayar rabu mendatang. Selama ini mereka beralasan tidak mau membayar pajak karena takut uang sudah diserahkan namun malah diselewengkan.

"Tapi kita sudah memberikan pengertian. Karena sejak tahun 2019 ini kita memberitahu wajib pajak membayarnya dan tujuannnya kemana. Sehingga sekarang tidak sampai hitungan jam sudah selesai," ungkapnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved