Sembilan Tahun DPO Hendri Ditangkap Saat Pulang ke Rumah di Musirawas

TRIBUNSUMSEL.COM, MUSIRAWAS - Setelah sembilan tahun menjadi buronan polisi, Hendri warga Dusun Lubuk Primbun, Desa Lubuk Pandan, Kecamatan Muara Laki

Sembilan Tahun DPO Hendri Ditangkap Saat Pulang ke Rumah di Musirawas
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO HEPRONIS
Tersangka saat diamankan di Polsek Muara Lakitan.

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis.

TRIBUNSUMSEL.COM, MUSIRAWAS - Setelah sembilan tahun menjadi buronan polisi, Hendri warga Dusun Lubuk Primbun, Desa Lubuk Pandan, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas (Mura) ditangkap aparat polsek setempat.

Laki-laki berusia 34 tahun itu ditangkap atas tuduhan karena telah membegal Juwita nenek berusia 55 tahun yang tak lain warga sedesanya dan ia juga terlibat dalam kasus pembunuhan berencana.

Kapolsek Muara Lakitan, IPTU Romi mengatakan, aksi begal yang dilakukan Hendri kepada Juwita terjadi pada hari Rabu (17/3/2010) lalu sekira pukul 14.00 WIB di Desa Lubuk Pandan.

"Saat itu Juwita mengendarai sepeda motor bermaksud pulang kerumah di Desa Lubuk Primbun," kata Romi pada wartawan, Minggu (07/4/2019).

Tiba-tiba ditengah perjalanan Juwita dihadang oleh tiga pelaku langsung menodongkan senjata tajam berupa celurit dan golok. Dua pelaku menggunakan Sebo dan satu orang tanpa penutup wajah.

"Rupanya yang tak memakai penutup wajah dikenali Juwita adalah Hendri," terangnya.

Melihat temannya dikenali Korban, satu pelaku langsung memukul badan korban dan mengancam menggunakan senjata tajam sembari meminta paksa motor honda miliknya.

"Atas kejadian itu korban kehilangan satu unit sepeda motor honda dan segera melaporkan ke Polsek Muara Lakitan," ungkapnya.

Kemudian setelah lama melakukan pencarian, Kapolsek Muara Lakitan IPTU Romi mendapat kabar kalau pelaku pulang kerumahnya.

Lalu tanpa buang waktu bersama anak buahnya langsung melakukan penangkapan, Sabtu (6/4/2019) kemarin.

"Pada saat ditangkap sempat memberontak, namun, berhasil diamankan dan saat dilakukan penggeledahan badan terhadap pelaku ditemukan satu bilah senjata tajam," ujarnya.

Dihadapan petugas pelaku mengakui semua perbuatannya selanjutnya pelaku Dibawa dan diamankan di Polsek Muara Lakitan guna penyidikan lebih lanjut.

"Dia (Hendri) mengakui menjalankan aksinya bersama tiga orang temamnnya yakni Kandar, Hengki, sudah kita tetapkan sebagai DPO," ungkapnya.

Kemudian, ia juga mengakui telah melakukan tindak pidana pembunuhan dengan terencana bersama dengan temannya Parman (DPO) pada tahun 2010 silam.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved