Bawasalu Pagaralam Mulai Petakan Titik Rawan Pemilu di Pagaralam

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pagaralam Emi Deshartika mengatakan, beberapa daerah seperti Dusun Tebat Baru Kecamatan Pagaralam

Bawasalu Pagaralam Mulai Petakan Titik Rawan Pemilu di Pagaralam
Tribunnews/JEPRIMA
Ilustrasi. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pagaralam Emi Deshartika mengatakan, beberapa daerah seperti Dusun Tebat Baru Kecamatan Pagaralam Selatan menjadi kawasan rawan rusuh saat Pemilu nanti 17 April 2019.

Pasalnya lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) di dusun ini terlampau dekat dengan kediaman Caleg. Hal ini dinilai menjadi indikator rawannya kawasan tersebut.

"Di sini TPS di sana ada rumah beberapa Caleg. Tidak ada jarak kalau ada Caleg di desa itu tidak mendapat suara, ini akan memunculkan potensi konflik," ujarnya.

Menurut Emi, konflik bisa disebabkan Caleg tidak dapat suara di TPS yang berdekatan dengan kediamannya pernah terjadi pada Pemilu 2014 lalu. Untuk itu pihak Bawaslu menyarankan TPS jangan terlalu dekat dengan kediaman Caleg.

"Kerawanan ini juga sudah dipetakan pihak kepolisian dan sudah kami cek. Hal ini memang ada dan seharusnya menjadi perhatian pihak KPU," katanyan

Sementara Kabag Ops Polres Pagaralam, AKP Berlian Telaumbanua menyebutkan, TPS Rutan juga masuk dalam kategori rawan terjadinya rusuh. Pasalnya di Rutan bisa saja ada narapidana (Napi) yang tidak nyoblos.

"Bisa saja yang tidak suka lalu bikin keributan. Ini perlu kita antisipasi agar tidak terjadi keributan," katanya.

Selain di Lapas, Berlian menambahkan, TPS-TPS yang lokasinya sulit dijangkau dengan kendaraan bermotor rawan terjadinya pelanggaran. Pasalnya dengan akses yang sulit membuat aparat kepolisian kesulitan untuk mengontrol keamanannya.

"TPS yang lokasi jauh tetap menjadi perhatian kita. Hal ini agar tidak terjadi kecurangan," tegasnya.(one)

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved