Berita Sumsel

Usai Ungkap Pembunuhan Pendeta Melinda, Polres OKI Pimpinan AKBP Donni Gagalkan Peredaran Sabu 1 Kg

Polres OKI menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu-sabu seberat 1 kilogram. Sabu-sabu itu diamankan dari tangan tersangka Zamsi Yurizal

Usai Ungkap Pembunuhan Pendeta Melinda, Polres OKI Pimpinan AKBP Donni Gagalkan Peredaran Sabu 1 Kg
SRIWIJAYA POST
SRIWIJAYAPOST Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra didampingi Kasat Narkoba AKP Herry Yusman SH menunjukan barang bukti tangkapan narkoba jenis sabu seberat 1 kilogram. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Polres OKI menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu-sabu seberat 1 kilogram.

Sabu-sabu itu diamankan dari tangan tersangka Zamsi Yurizal yang ketika hendak mengantarkan ke Pematang Panggang dari Pekan Baru, Selasa (2/4/2019).

Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra didampingi Kasat Narkoba AKP Herry Usman SH dan Kasi Ops Propam Ipda Suhendri menuturkan, penangkapan berawal dari informasi bahwa ada orang yang akan melakukan transaksi narkoba dari Pekan Baru ke Pematang Panggang OKI.

Masih kata Kapolres, upaya petugas berhasil setelah kendaraan bus berhenti di kawasan perbatasan Mesuji OKI, dan Lampung Mesuji. Petugas yang sudah siap, lalu memghentikan laju tersangka dan memeriksa tas dan ditemukan bungkus dalam kemasan plastik warna hijau merek Guanyinwang.

Kurang dari 48 Jam Semua Pembunuh Melinda Zidemi Ditangkap, Air Liur Tersangka Sudah Diambil

"Di dalam bungkus tersebut ternyata sabu seberat 1 kg," jelas AKBP Donni seraya menyebutkan tersangka salah satu residivis pengantar narkoba. Tersangka juga sebagai pemakai narkoba.

Menurut keterangan tersangka, baru satu kali mengantarkan sabu. Tersangka juga tidak mengenali tempat, lokasi yang diantar.

"Tersangka tidak kenal sama orang yang akan menerima barang itu, rencananya sabu bersama tas akan diletakan di sebuah tempat," ujar AKPB Donni.

"Tersangka akan dijerat pasal 112 dan pasal 114, hukuman maksimal seukur hidup dan bisa hukuman mati," ucapnya.

Pengakuan tersangka Zamsi, narkoba seberat 1 kilo dari Pekan Baru akan dibawa ke Pematang.

"Saya baru satu kali ini mengantarkan sabu, dan upahnya dari satu kilo saya dapat 10 juta," jelas Zamsi dan uang upahnya belum diterima.

Sebelum menggagalkan peredaran sabu-sabu ini, Polres OKI jadi sorotan karena sebelumnya berhasil denganc epat mengungkap kasus pembunuhan pendeta Melinda Zidemi.(mb)

SRIWIJAYAPOST
Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra didampingi Kasat Narkoba AKP Herry Yusman SH menunjukan barang bukti tangkapan narkoba jenis sabu seberat 1 kilogram.

Area lampiran

Editor: Prawira Maulana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved