Nasrun Umar Jadi Ketuai Tim Seleksi Jabatan Sekda Kota Palembang

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumstera Selatan H Nasrun Umar memimpin langsung seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi Pratama

Nasrun Umar Jadi Ketuai Tim Seleksi Jabatan Sekda Kota Palembang
ISTIMEWA
Sekda Provinsi Sumsel, Nasrun Umar. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumstera Selatan H Nasrun Umar memimpin langsung seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kota Palembang yang digelar di Hotel Arista Palembang, Jumat (22/3).

Seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kota Palembang tersebut merupakan tahapan

ke 9 dari 12 tahapan seleksi yang harus dilakukan.

Dalam seleksi itu setidaknya ada enam pejabat mengikuti seleksi diantaranya, Edison, S.Sos yang saat ini masih menjabat sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Palembang, kemudian Drs Ratu Dewa, M.Si Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) yang sekaligus tengah menjadi Plt Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang.

Tes Calon Sekda Palembang, Enam Peserta Tegang dan Cemberut

Enam Calon Sekda Ikuti Seleksi Makalah dan Wawancara Hari Ini, Ratu Dewa Duduk Paling Belakang

Selanjutnya ada nama, Ir Dewi Isnaini, M.Si, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Palembang. Kemudian Drs H Muhammad Yanuarpan Yany MM yang kini masih menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Palembang. H Aprizal Hasyim, S.Sos, MM Kepala Dinas Perikanan Kota Palembang dan terakhir ada nama Decki Lenggardi kini tengah menjabat Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (PKPB) Kota Palembang.

H Nasrun Umar selaku ketua panitia seleksi mengatakan, setidaknya ada 12 tahapan yang harus dilalui untuk menentukan siapa yang berhak mengisi Pimpinan Pratama Sekda Kota Palembang. Tahapan tersebut diawali dengan tahapan pengumuman penerimanaan seleksi, sehingga sampai penulisan makalah yang dilanjutkan dengan tahapan penilaian atau assessment.

“Penulisan makalah temanya ada tujuh yang disiapkan, peserta seleksi akan memilih secara acak, kerahasian tema dijamin tidak ada peserta tes yang tahu. Tema isinya adalah sebagian besar tugas dan fungsi sebagai seorang Sekda membantu kepala daerah dan wakil kepala daerah,” ungkap sekda.

Dia menambahkan tes pembuatan makalah selama tiga jam, minimal empat halaman folio, peserta seleksi dipersilahkan menggunakan laptop atau tulis tangan. Setelah istirahat maka masuk pada tahapan ke sembilan yakni peserta memaparkan apa yang mereka tulis di hadapan tim seleksi.

“Pada saat paparan akan ada Forum Group Discussion sebagai tahapan ke 10 yang isinya wawancara pansel dengan peserta seleksi, mereka harus mempertahankan apa yang mereka tulis. Tahapan ke 11 pansel melakukan rapat melakukan evaluasi terhadap hasil hari ini. Pada tahap ini akan ditentukan rangking 1 hingga rangking 3 yang akan disampaikan kepada Walikota,” tegasnya.

Selanjutnya Narsun menegaskan, pada hari Senin 25 Maret 2019 penyampaian laporan hasil seleksi ke Komisi Aparatur Sipil Negara dan Gubernur untuk mendapat persetujuan siapa dari tiga nama yang lulus assessment akan dijadikan Sekda oleh Walikota Palembang.

Dia memastikan seluruh tahapan seleksi akan rampung sebelum masa jabatan Sekda Kota Palembang berakhir pada 31 Maret 2019.

"Ini kita lakukan agar tidak ada kekosongan jabatan atau penunjukan Pelaksana Tugas Sekda Kota Palembang," tegas Narsun.

Untuk diketahui mereka yang menjadi tim seleksi kali ini, Sekda Provinsi Sumsel, Nasrun Umar selaku ketua tim. Sedangkan anggota tim masing masing Harobin Mustofa, Sekda Kota Palembang, DR Febrian, SH Dekan Fakultas Hukum Unsri, DR M Aidil dari UIN Raden Fatah, DR.Darmawijoyo M Si M Sc dari Sekretaris LP2M Unsri.
3 Lampiran

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved