Ceramah Ustadz Hanan Attaki Tentang Doa, Teruslah Berdoa Berbuat Baik Walau Belum Dikabulkan

Ustadz Hanan mengungkapkan, ada manusia yang tetap selalu menjaga hatinya walaupun dalam keadaan senang maupun susah. Itulah yang disukai Allah

Ceramah Ustadz Hanan Attaki Tentang Doa, Teruslah Berdoa Berbuat Baik Walau Belum Dikabulkan
ISTIMEWA
Ustadz Hanan Attaki 

TRIBUNSUMSEL.COM -- TIAP orang ada masalah sendiri-sendiri. Maka ketika diberi masalah oleh Allah, jangan merasa paling merana sendiri.

Allah memberi ujian dengan takaran yang berbeda-beda, namun tetap memberi solusi sesuai dengan kemampuan.

Seperti itulah, gaya Ustadz Hanan Attaki dalam tausiahnya yang diposting lampuilam.net di Youtube memberi semangat kepada anak muda untuk tetap terus berdoa, meski harapan belum terwujud.

"Allah satu-satunya pegangan kita. Kalau tidak berpegang pada-NYa, jangankan dikasih ujian, dikasih nikmat tetap masih mengeluh. Betulkan?" katanya.

Nah apalagi kalau dikasih ujian, bila tidak berpegang kepada Allah, bisa-bisa oleng, nanti ujungnya berputus asa.

Ustad Hanan mengungkapkan, ada manusia yang tetap selalu menjaga hatinya walaupun dalam keadaan senang maupun susah. Itulah yang disukai Allah.

Salah satu contoh, adalah orang yang bisa tetap beramal soleh, berinfak, tetap bantu orang walau pun dalam keadaan susah. Yang kadang-kadang kalau bantu orang berisiko buat dia. Dia sendiri butuh bantuan, tapi dia bantu orang lain, selama yang dia lakukan ini tidak menzolimi hak orang-orang yang ditanggungi. Allah sangat suka dan akan selalu menjaga orang yang seperti ini.

Allah menciptakan manusia dengan diberi kelebihan dan kekurangan. Contoh paling bisa kita lihat adalah para ambiya, contohnya nabi Daud, diberi kelebihan pada suaranya. Sampai Allah menundukkan semesta untuk zikir bersama daud. Sampai angin, awan, air, ikut Daud berzikir. Dia punya 70 macam suara. Kalau orang diberi Allah nikmat suara yang bagus, doa nabi Daud apa? Lakod utita mizmaran, bersyukurlah engkau diberi Allah seruling dari keluarga nabi Daud. Hanya satu yang diberi dari 70 seruling. Baru satu mizmar.

Nabi Musa, dikasih kelebihan kegagahannya, nabi Harun pada lisannya.  Abubakar dengan kelembutannya bermanfaat untuk umat, Umar dengan ketegasannya, punya manfaat.

Dalam kisah Nabi Sulaiman ada satu hambanya yang soleh, diberi kesempatan satu kali saja berdoa, Allah akan jamin dikabulkan. "Kata Allah, kamu minta satu hal aku akan kasih".

Si Hamba, menahan diri, dia ikhtiar dia. Dia tunggu sampai paling penting, dia pakai bukan untuk pribadi. Ketika seorang pemimpin butuh suport dari dia
Dia pakai satu kesempatan doa itu untuk pemimpinnya.
"Ya Allah, Tolonglah Sulaiman bawalah singgasana Balqis dihadapannya agar Dia bisa melihat kekuasaanMu.

Itulah, doa yang dimakbulkan Allah dari hamba kepada pemimpin yang soleh dan adil, menjadi wakil Allah di muka bumi.(lisma)

Penulis: Lisma
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved