Lubuklinggau Masih Pertimbangkan Pasang Stiker Penerima PKH

Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau tengah mempertimbangkan pembuatan stiker untuk penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

Lubuklinggau Masih Pertimbangkan Pasang Stiker Penerima PKH
EKO HEPRONIS/TRIBUNSUMSEL.COM
Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Kota Lubuklinggau 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM,LUBUKLINGGAU - Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau tengah mempertimbangkan pembuatan stiker untuk penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

Pertimbangan itu diambil karena Dinas Sosial (Dinsos) kota setempat mengaku sedang mengalami keterbatasan anggaran.

"Wacana sudah ada, cuma masalah program ini masih terkendala dana, belum ada dianggarakan," ungkap Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Kota Lubuklinggau, Pauzi pada wartawan, Rabu (13/3).

Ia menilai program tersebut sangat bagus, apalagi kalau jadi diterapkan. Karena bisa salah satu cara mengurangi penerima PKH di Kota Lubuklinggau.

"Kalau dia merasa malu, maka akan mengundurkan diri. Tapi masalah pembahasan seriusnya kemungkinan akan dibahas pak kadis dan pak wali," ungkapnya.

Ia menyebutkan jumlah penerima PKH di Kota Lubuklinggau tahun ini berjumlah 7.005 yang tersebar di seluruh wilayah Kota Lubuklingggau.

"Syarat penerima PKH yakni ibu mengandung, anak balita usia sekolah kemudian lansia," ujarnya.

Ketika disinggung mengenai berapa banyak warga yang sudah mengundurkan diri. Ia mengatakan sejauh ini belum ada karena pihaknya belum melakukan sosialisasi.

"PKH ini pertiga bulan sekali, mereka dapat uang melalui rekeningnya masing-masing, jumlahnya tidak sama sesuai tanggungannya masing-masing," ungkapnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved