PT Pos Turunkan Tarif Kilat Khusus Palembang Jakarta, Dari Rp 25 Ribu Jadi Rp 16 Ribu Per Kilogram

PT POS Indonesia cabang Palembang Jalan Merdeka per 4 Maret lalu memberlakukan tarif baru untuk paket pengiriman jenis kilat khusus

PT Pos Turunkan Tarif Kilat Khusus Palembang Jakarta, Dari Rp 25 Ribu Jadi Rp 16 Ribu Per Kilogram
posindonesia
PT Pos Indonesia 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - PT POS Indonesia cabang Palembang Jalan Merdeka per 4 Maret lalu memberlakukan tarif baru untuk paket pengiriman jenis kilat khusus yang memakan waktu 2-4 hari.

Video : Mobil Grand Livina Terbakar Di Simpang Polda Palembang

Video : Bandar Arisan Online Bawa Lari Uang 1 Miliar, Tetangga Dekat Rumah Pun Ditipu

Paket kilat khusus ini sebelumnya dibandrol Rp 25 ribu perkilo tapi kini turun menjadi Rp 16 ribu per kilo khusus tujuan Palembang-Jakarta.

"Turunnya 60 persen dari tarif lama," ujar Kepala Kantor Pos Merdeka, Risdayati, Senin (11/3/2019).

Penurunan tarif ini untuk memberikan kemudahan bagi konsumen agar harganya lebih terjangkau. Selain itu PT Pos juga ingin memaksimalkan armada yang ada.

Dikatakan Risdayati bahwa paket kilat khusus dikirim melalui jalur darat dengan armada truk PT Pos karena tidak ada aturan yang mengkhususkan pengiriman dikirim via udara. Aturannya hanyalah barang yang dikirim sampai tepat waktu tidak melebihi batas empat hari yang dijadwalkan. Oleh sebab itulah digunakan pengiriman jalur darat.

Pengiriman jalur udara juga dikatakannya tidak menjamin tepat waktu karena banyak penerbangan yang batal berangkat belakangan ini. Sehingga hanya paket expires sajalah yang dikirim via udara karena sesuai Standar Operasional Pelayanan (SOP) satu hari sampai.

Dia menyaarankan paket kilat khusus bukan berupa barang makanan yang cepat rusak misal pempek atau makanan basah lainnya, tapi jika konsumen sudah diberi tahu dan tetap mau mengirim barang dengan jasa paket kilat khusus maka segala kerusakan ditanggung pengirim.

"Dalam resi pengiriman ditulis kerusakan tanggung jawab pengirim sehingga jangan menyalahkan PT POS nantinya sebab sudah diberi tahu," ujarnya.

Adanya penurunan tarif ini dia berharap akan membuat pelaku UKM kembali bergairah berbisnis karena tarif lebih terjangkau.

Sepekan pasca tarif diturunkan pengiriman cukup meningkat namun belum bisa terdata secara detail karena biasanya didata diakhir bulan.(tnf)

Penulis: Hartati
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved