Berita Gubernur Sumsel

Herman Deru Ingatkan Perlunya Pemimpin Kuasai Teknik Komunikasi Supaya Mudah Dicerna Masyarakat 

Menjadi kepala daerah itu tidak cukup hanya bermodalkan bisa membangun semata. Namun yang lebih penting adalah bagaimana kepercayaan masyarakat

Herman Deru Ingatkan Perlunya Pemimpin Kuasai Teknik Komunikasi Supaya Mudah Dicerna Masyarakat 
Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Herman Deru saat di masjid Nurul Huda kompleks perkantoran Pemkab OKU Timur, Senin (11/3/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru mengajak jajaran pemerintah di Kabupaten OKU Timur untuk dapat berbuat dan meningkatkan kepercayaan di tengah masyarakat.

Mengingat tugas yang diemban oleh kepala daerah dan jajaran tidak lain adalah tercapainya kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut diungkapkannya ketika menyampaikan sambutan di sela-sela sholat zuhur berjemaah bersama dengan Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi dan jajaran di masjid Nurul Huda kompleks perkantoran Pemkab OKU Timur, Senin (11/3/2019).

"Menjadi kepala daerah itu tidak cukup hanya bermodalkan bisa membangun semata. Namun yang lebih penting adalah bagaimana kepercayaan masyarakat kepada pemimpin bisa dibangun. Karena tugas pemimpin untuk mensejahterakan masyarakat,” tegas Gubernur Herman Deru.

Dikatakan Gubernur, jika kepercayaan masyarakat pada seorang pemimpin sudah hilang maka akan tercipta suatu kondisi yang tidak harmonis di dalam pemerintahan.

Yang akhirnya berdampak pada tidak maksimalnya proses pembangunan di daerah.

"Bila tidak ada lagi rasa saling percaya baik antara atasan dengan bawahan. Terlebih bagi masyarakat kepada pemimpinnya, maka akan sangat sulit menjalankan pembangunan. Oleh karena itu dalam memilih pemimpin harus diketahui rekam jejaknya,” imbuhnya.

Dia juga memberikan tips dalam melakukan komunikasi dengan masyarakat. Jajaran pemerintah daerah, para kepala OPD hingga staf diharapkan dapat menguasai teknik komunikasi penyampaian (public speaking) dengan baik, sehingga hasil yang diharapkan akan sama meskipun segmentasi auden yang berbeda.

“Teknis penyampaian juga harus dikuasai oleh seorang pemimpin. Sehingga apa yang disampaikan akan gampang dicerna dan dipahami oleh masyarakat. Jika ini dilakukan maka tidak akan terjadi salah kaprah di dalam menjabarkan keinginan pemimpin,” tandasnya. (rel)

Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved